RABU , 13 DESEMBER 2017

Proyek Sumur Bor Dalam Terindikasi Mark Up, Kastel Kejari: Belum Ada Temuan

Reporter:

Editor:

niar

Kamis , 23 November 2017 19:45
Proyek Sumur Bor Dalam Terindikasi Mark Up, Kastel Kejari: Belum Ada Temuan

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Kasi Intelejen (Kastel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare, Amiruddin akhirnya angkat bicara soal kasus indikasi sumur bor dalam yang kini di tanganinya.

Melalui WhatsApp, Amiruddin mengungkapkan, hingga saat ini, dia belum menemukan indikasi mark-up terhadap proyek pembangunan enam sumur bor dalam yang dikerjakan rekanan PT Faturahman dari La Tunrung Grup. 

“Soal indikasi mark-up, belum ada temuan,” singkat Amiruddin.

Mengenai perbaikan kualitas yang dikeluhkan warga, Amiruddin menjelaskan, jika pihak rekanan sudah membeli alat pompa baru untuk menggantikan pompa yang rusak, yang mengakibatkan buruknya kualitas air yang mengalir ke rumah-rumah warga.

“Pihak rekanan sudah beli alat pompanya yang rusak, sekarang barangnya masih di Jakarta. Info rekanannya begitu,” detil Amir, sapaan Kastel ini, Kamis, (23/11/2017).

Amir juga mengungkapkan, alasan sehingga ia lambat membalas pertanyaan Jurnalis yang dilayangkan pada akun WhatsAppnya.

“Maaf, tadi ada acara sosialisasi Perpres 87 tahun 2016 mengenai pembentukan Satgas Saber Pungli di Clarion,” ungkapnya. (nia)


div>