KAMIS , 24 MEI 2018

Proyek TPA Bintang Lima Terhambat

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 27 Mei 2017 12:44
Proyek TPA Bintang Lima Terhambat

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Proyek pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bintang Lima di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar menemui kendala.

Program prioritas yang digagas Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto itu terkendala lantaran lahan untuk proyek belum sepenuhnya dibebaskan.

Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Manai Sofyan mengakui jika pembebasan lahan tahap dua untuk proyek TPA Bintang Lima belum bisa direalisasikan tahun ini.

“Pembangunan TPA Bintang Lima memang sedikit terhambat, karena terkendala lahan. Masih banyak lahan yang beluk kita bebaskan,” kata Manai Sofyan diberitakan Rakyat Sulsel, Sabtu (27/5).

Dijelaskan Sofyan, tahun ini Pemkot Makassar telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan TPA Bintang Lima. Hanya saja, pihak Badan Lingkungan Hidup (BLHD) sebagai leadingsector TPA, belum mengusulkan luas lahan yang ingin digunakan untuk proyek tersebut.

“Anggaranya sudah siap, tapi bagaimana kita mau bebaskan lahan TPA, kalau BLHD belum mengusul luas lahan yang mau digunakan. Kami Dinas Pertanahan tinggal menunggu dari BLHD saja,” ujarnya.

Pihaknya menilai BLHD lambat dalam penanganan proyek ini. Hal ini berdampak pada akselarasi pembangunan di TPA tersebut.

[NEXT-RASUL]

“Ya kalau BLHD lambat, belum juga mengusulkan hingga akhir tahun nanti, tentu anggarannya akan dikembalikan ke negara,” cetusnya.

Sebegai informasi, pada tahun 2016 lalu, Pemkot Makassar telah membebaskan sebahagian lahan TPA. Tahun ini akan dilakukan pembebasan lahan tahap ke dua. Namun, hingga memasuki triwulan kedua belum juga ada tanda-tanda Pemkot melanjutkan kegiatan tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menegaskan bahwa TPA Bintang Lima adalah salah satu program prioritas dalam rangka perbaikan dan peningkatan pelayanan masyarakat dalam penanganan sampah di Kota Makassar. (***)


div>