SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Proyek Trotoar Jalan Nusantara Dikebut

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 05 Maret 2018 11:17
Proyek Trotoar Jalan Nusantara Dikebut

Jalan Nusantara . (ist)

* Dinas PU Kucurkan Anggaran Rp10,5 Miliar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Proyek lanjutan pembangunan trotoar bintang lima di Jl Nusantara dan Nusantara Baru terus digenjot. Proyek ini merupakan salah satu fasilitas penunjang untuk mewujudkan mimpi pemerintah Kota Makassar menjadikan Nusantara sebagai kawasan kuliner.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Darlis mengatakan proyek tersebut merupakan lanjutan dari pembangunan tahun lalu yang belum sepenuhnya rampung.

“Tahun lalu sudah ada sebagian yang kita kerjakan, tapi di Jl Nusantara dan Nusantara Baru kita lanjutkan kembali. Jadi, apa yang kurang tahun lalu itu kita sempurnakan tahun ini,” kata Darlis.

Lanjut Darlis, dari 1,4 kilometer panjang Jl Nusantara, pihaknya baru menuntaskan sekira 200 sampai 300 kilometer yang baru dikerjakan kontraktor berdasarkan hasil kontrak sesuai dengan anggaran yang digelontorkan pemerintah.

Ia menjelaskan, anggaran yang dikucurkan PU untuk proyek tersebut berkisar Rp10,5 miliar, dan sudah? termasuk pengadaan kanopi untuk proyek kawasan kuliner. Kanopi tersebut, nantinya akan dipasang diatas trotoar disepanjang Jl Nusantara dan Nusantara Baru.

“Anggaran?nya itu kalau di Jl Nusantara sekitar Rp4 miliar, dan Nusantara Baru Rp6,5 miliar. Ini pengerjaannya sepaket, jadi ini berhubungan dengan kawasan kuliner, jadi sudah include dengan pengadaan kanopi,” ujar Darlis.

Ia mengatakan bahwa meski masih tersisa 1 kilometer dari panjang jalan yang akan dibangun, pihaknya optimistis bisa merampungkan seluruh sisa pengerjaan tersebut tahun ini.

Ia bahkan menargetkan proses lelang paling lambat bulan ini (Maret) meski dokumen perencanaan untuk proyek tersebut masih dikaji di Bidang Bina Teknik Dinas PU.

Alasannya, Bintek sudah merevisi dokumen perencanaan proyek tersebut. Dia hanya tinggal menunggu dokumen tersebut diserahkan untuk dibuatkan harga perkiraan sendiri (HPS) sebelum dilelang.

“Mungkin paling lambat bulan tiga kita lakukan proses lelang. Dokumen masih di Bintek, mungkin masih perbaikan, kami tinggal tunggu dokumennya diserahkan ke kami baru kita lelang. Tapi kita buat dulu HPSnya,” jelas Darlis

Sementara itu, Kepala Seksi Perencana dan Desain, Trisna Wahyuni Yunus mengaku belum merampungkan dokumen perencanaan untuk proyek pembangunan trotoar di kawasan Nusantara. Kajian dokumen perencanaan proyek tersebut sudah mencapai 95 persen. “Belum rampung, masih 95 Persen,” singkatnya. (*)


div>