MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

PSI Tak Bebankan Caleg Danai Atribut Partai

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Iskanto

Jumat , 12 Oktober 2018 16:34
PSI Tak Bebankan Caleg Danai Atribut Partai

Ketua DPW PSI Sulsel, Fadli Noor saat ditemui di Warkop Press Corner, Jalan Pengayoman, Makassar, Rabu (28/2/2018). Foto: Suryadi/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel yang baru umur jagung memiliki tekat besar untuk bisa memenangkan Pimilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Hal itu ditargetkan dengan mendudukan kader-kader mereka di setiap Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) tingkat kabupaten kota maupun Provinsi.

PSI sendiri saat ini menargetkan satu fraksi disetiap DPRD kabupaten kota dan Provinsi. Sehingga kader-kader hanya diintruksikan agar bekerja untuk bisa mendapatkan suara memuaskan dan menggeser partai-partai lain.

Diperintahkan untuk bekerja terus, DPW PSI tidak memberikan beban kepada seluruh Caleg mereka. Baik itu dalam pembuatan atribut kampanye partai politik hingga dana saksi pada April 2019 mendatang. “Di PSI, caleg tidak dibebankan dana saksi ataupun atribut partai,” kata ketua PSI Sulsel, Fadly Noor.

Tidak adanya beban tersebut, menurut Fadly agar Caleg mereka lebih fokus kepada sosialisasi dengan mengunjungi Daerah Pemilihan (Dapil). “Agar mereka fokus untuk meningkatkan elektabilitas personal saja,”ujarnya.

Selain dirinya, Fadly juga meminta kepada seluruh Caleg, agar memperkenalkan juga PSI kepada masyarkat. Serta bagaimana jika Caleg tersebut memiliki basis suara harus dijaga jangan sampai ada Caleg dari partai lain bisa merebut suara mereka.”Tugas mengangkat partai dan menjaga suara menjadi tanggung jawab partai,” tutunya.

Jika ada Caleg yang ingin membuat Alat Peraga Kampanye (APK), menurut Fadly itu terserah Calegnya apakah ingin membuat sindiri atau tikak. “Boleh (Buat APK Sendiri),” tutupnya.


div>