JUMAT , 25 MEI 2018

PSM Kembali Akan Didanai Konsorsium

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 26 September 2012 10:57
PSM Kembali Akan Didanai Konsorsium

ilustrasi PSM Latihan (Foto : MDFAJAR / Rakyat Sulsel)

MAKASSAR - Keputusan PSM Makassar untuk tetap berada dijalur kompetisi Liga Primer Indonesia (IPL) sedikit menimbulkan keresahan. Sebab, tim Juku Eja kembali akan di danai oleh pihak Konsorsium PT LPIS.

Musim lalu, Manajemen PSM dirundung masalah finansial yang berimbas pada pemainnya. Beberapa kali Andi Oddang dkk melakukan mogok latihan lantaran gaji mereka kerap tertunggak. Bahkan, masalah itu disinyalir sebagai salah satu faktor anjroknya prestasi Pasukan Ramang di IPL.

Chief Eksekutif Officer (CEO) PSM, Rully Habibie, mengungkapkan, alasan PSM tetap bermain di IPL karena liga ini juga di akui oleh FIFA. Sementara jika ingin pindah ke kompetisi Indonesia Super League (ISL), tim berjuluk Ayam Jantan Dari Timur harus rela turun kasta sebab terdegradasi ke Divisi Utama.

“Sangsi itu didapat ketika PSM pindah ke IPL, sehingga jika pindah kita harus mulai dari Divisi Utama. Jadi kita akan tetap berada di IPL. Masalah dana operasional Kompetisi kita akan Mendesak Konsorsium untuk mendanai,” kata Rully, Selasa (25/9) kemarin.

Selain itu, lanjut Rully, jika merunut dari hasil rapat Join Committe (JC) 20 September lalu di Malaysia, dua kompetisi ini akan disatukan di musim kompetisi 2014 atau paling lambat 2015. Sehingga, di musim 2013 ini akan menjadi fase evaluasi tiap klub dari dua liga yang nantinya akan dibentuk satu kompetisi profesional.

“Mengenai siapa saja tim itu akan meliputi beberapa kriteria. Dimana salah satunya adalah club lisensi, infrastruktur, finance dan management. Sama seperti yang dilakukan oleh kita di awal musim saat AFC datang memeriksa kita beberapa waktu yang lalu. Oleh sebab itu, beberapa hal harus segera di benahi, karena jelas kali ini AFC akan sangat tegas dan ketat penilainnya,” tegas Rully.

Sementara itu, pengamat sepakbola, Andi Darussalam Tabussala (ADS), sangat menyayangkan kepindahan PSM ke IPL musim lalu. Namun, ketua KONI Sulawesi Selatan ini hanya bisa berharap, dualisme kompetisi di Indonesia segera berakhir.

“Kesalahan terbesar PSM adalah pindah ke IPL. Namun usai rapat JC beberapa waktu yang lalu, kita semua tentu berharap ada hasil positif untuk kemajuan persepakbolaan Indonesia. Kita harus dukung Sadikin (Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa) yang telah menyelamatkan PSM, sebab jika bukan karena dia, bisa jadi PSM sekarang sudah bubar,” tandas ADS. (RS3)


Tag
div>