MINGGU , 21 JANUARI 2018

PTPN XIV Lutim Kirim Limbah Busuk ke Pemukiman Warga

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 28 Januari 2015 15:58

RAKYATSULSEL.COM – Buruknya sanitasi kolam penampungan limbah PT Perkebunan Nasional (PTPN) Persero XIV Burau menyebabkan pemukiman warga Desa Lagego, Burau, Kabupaten Luwu Timur merasakan dampak bau busuk dari limbah itu.

Fakta itu ditemukan oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Lutim saat melakukan kunjungan kesana.

Kepala Bidang Amdal Bapedalda Alamsyah mengungkapkan limbah cair PTPN mengalir ke sungai menimbulkan bau busuk dan bisa tercium hendak menuju kampung Burau.

Menurutnya, kondisi ini sudah terjadi sangat lama tanpa ada niat baik dari pihak PTPN untuk memperbaikinya. Hal ini terjadi, kata dia, karena sistem penanganan limbah tidak bagus.

Tidak semua limbah cair milik PT PN XIV tersebut ditangani secara mekanis, namun ada juga limbahnya harus ditangani secara biologis.”Saya lihat penanganannya yang tidak maksimal, tidak semua limbahnya harus ditangani secara mekanis, tapi harus juga ditangani secara biologis ” terang Alamsyah.

Berdasarkan hasil pemantauannya, di lokasi limbah PTPN Burau, sudah membuat lima kolam untuk menampung limbah cair. Tetapi, kata Alamsyah, tetap saja belum maksimal karena semuanya diproses secara mekanis.

“Harusnya ada kolam untuk menyaring limbah disitu, ini saya lihat tidak ada sama sekali, sehingga wajar setiap saat menimbulkan bau tidak sedap.” ujar Alamsyah

Manajemen PTPN XIV Budiman selaku pihak yang menangani limbah PTPN saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (28/1), mengatakan penanganan limbah yang dilakukan selama ini sudah sesuai.

Jika dianggap masih bermasalah ia mengundang Bapedalda untuk sama-sama meninjau lokasi penanganan limbah. “Semua arahan dari Bapedalda sudah diikuti, jika masih dianggap tidak maksimal kami minta solusi terbaiknya seperti apa ” ujar Budiman.


div>