SELASA , 21 AGUSTUS 2018

PTTEP Indonesia dan CECT Gelar Seminar Bahas Pembangunan Perekonomian

Reporter:

Nhera

Editor:

Lukman

Rabu , 25 Juli 2018 22:00
PTTEP Indonesia dan CECT Gelar Seminar Bahas Pembangunan Perekonomian

General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara (kedua kiri), Humas SKK Migas Area Kalimantan dan sulawesi Sebastian Julius (kedua kanan) saat menjadi pemateri dalam seminar Nasional membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) di Four Points by Sheraton Makassar, Rabu,(25/7).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – PTTEP Indonesia dan Universitas Trisakti, Program Pascasarjana MM-Sustainability kembali mengadakan Seminar Nasional membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (25/7).

Seminar ini merupakan acara kedua dari seminar berseri di lima kota besar di Indonesia, yang pertama kali diadakan di Jakarta pada tanggal 25 April lalu. Seminar ini kembali menyatukan akademisi, LSM dan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama menciptakan kolaborasi dan front persatuan untuk mencapai SDGs di Indonesia.

General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara mengatakan, tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs) adalah serangkaian 17 tujuan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengatasi masalah-masalah pembangunan ekonomi dan sosial yang dihadapi dunia di dalam ‘The 2030 Agenda’. Pemerintah Indonesia sudah mengadopsi tujuan-tujuan ini hampir tiga tahun lalu bersama para pemimpin dunia.

“Tujuan ini tidak dapat diperjuangkan oleh Pemerintah saja, namun kita saling berkolaborasi mewujudkan hal tersebut. melalui seminar inilah PTTEP Indonesia ikut berkontribusi untuk berperan serta mengsukseskan program tersebut bersama para pengusaha, akademisi, sektor publik dan swasta untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Sebagai sebuah perusahaan Minyak & Gas yang banyak beroperasi di daerah yang ‘bersentuhan langsung’ dengan komunitas, PTTEP Indonesia memutuskan untuk bermitra dengan Universitas Trisakti, MM-Sustainability untuk melakukan pembinaan relasi dengan komunitas dan NGO maupun pemangku kepentingan lainnya yang relevan untuk bersama-sama mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami dari sektor swasta menyadari bahwa untuk mencapai SDGSs adalah upaya kolektif dan tidak dapat dilakukan tanpa kolaborasi. Sebagai langkah nyata, PTTEP Indonesia akan mengadakan seminar serupa di kota-kota besar Indonesia, agar inisiatif ini dapat di kemudian hari dilakukan juga oleh sektor swasta lainnya, serta akan menciptakan dampak pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara menurut pendiri Ibeka dan salah satu pejuang mikrohidro di Indonesia
Tri Mumpuni, menambakan, Sinergi itu kunci segala keberhasilan. Kunci kemitraan harus ada kepercayaan, dan ini hanya bisa terjadi kalau kemitraan menjadi kesadaran semua pihak dalam mengerjakan kegiatan pembangunan.

“Seminar ini penting sekali karena bisa mempertemukan multi pihak untuk mencapai SDGs. Apalagi di Makassar potensi pengusaha sangat baik terutama pengusaha muda. Semoga dari seminar ini mampu bersinergi mendorong akselerasi SDGs dan semua stakeholder harus terus bekerjasama untuk mencapai tujuan yang mulia ini,” tutupnya. (*)


div>