SELASA , 20 NOVEMBER 2018

PUAN Kunjungi Penghuni Panti Jompo di Kampung Samaya

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 05 Maret 2018 22:30
PUAN Kunjungi Penghuni Panti Jompo di Kampung Samaya

int

GOWA, RAKYATSULSEL. COM – Di usia lanjut, hal yang paling membahagiakan adalah berada di tengah-tengah keluarga. Berkumpul bersama anak dan cucu. Namun, sebagian lansia harus jauh dari keluarga dan menghabiskan hari tuanya di panti jompo, dengan beragam alasan.

Atas dasar itulah, Perempuan Aksi Nyata (PUAN) Indira Chunda Thita (ICT) mengunjungi penghuni Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Gau Mabaji di Kampung Samaya, Desa Romang Polong, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Senin (5/3). Selain memberikan bantuan seadanya, PUAN juga berupaya menghibur para lansia tersebut.

Lansia yang menghuni PSTW Gau Mabaji, cukup banyak. Hampir seratus orang. Ada yang masih kuat mengurus dirinya sendiri, adapula yang bahkan bangun dari ranjangpun sudah tidak kuat. Kedatangan PUAN, cukup menghibur mereka. Bahkan, mereka menceritakan jika sosok nenek ICT, Nurhayati Yasin Limpo, sangat dekat dengan mereka secara emosional.

Ketua PUAN, Dewi Yuliani, menuturkan, di sela-sela kesibukannya, ICT selalu menunjukkan perhatiannya terhadap sekelilingnya. Termasuk, kepada para kalangan lansia, yang menghuni panti jompo.

“Ibu Thita bidang kerjanya di Komisi IV adalah pertanian, perikanan kelautan, kehutanan, dan pangan. Tetapi, beliau memberikan perhatian yang lebih terhadap sekelilingnya. Termasuk kalangan lansia, dengan mengutus kami datang kesini,” kata Dewi.

Sementara, salah seorang pengurus panti, Nurlina, mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian ICT melalui PUAN.

“Sampaikan salam kami untuk Ibu Thita. Terima kasih banyak atas perhatiannya. Kami disini akan selalu mendoakan Ibu Thita,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurlina juga banyak bercerita suka duka mengurus para lansia, yang sifatnya kembali seperti anak-anak. Apalagi, jika ada lansia yang bertengkar.

“Ya seperti inilah kehidupan mereka disini. Kita harus sabar, karena sikap dan kelakuan mereka kembali lagi seperti anak-anak,” imbuhnya. (*)


div>