RABU , 13 DESEMBER 2017

PUAN Salurkan Bantuan di Madrasah Ibtidaiyah Mulya Handayani

Reporter:

Editor:

Muh Sophian AS

Jumat , 24 November 2017 16:24
PUAN Salurkan Bantuan di Madrasah Ibtidaiyah Mulya Handayani

Perempuan Aksi Nyata (PUAN) Indira Chunda Thita, menyerahkan bantuan untuk siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mulya Handayani di Kompleks BTN Mangga III, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (24/11)

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Di sela-sela kesibukannya sebagai Legislator Senayan, Indira Chunda Thita Syahrul masih menunjukkan empati dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Thita melalui Perempuan Aksi Nyata (PUAN) menyerahkan bantuan untuk siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mulya Handayani di Kompleks BTN Mangga III, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (24/11).

Bantuan berupa kitab suci Al Qur’an dan perlengkapan alat salat tersebut diterima langsung Ketua Yayasan Mulya Handayani, Hj Mini. Ia menuturkan, sekolah tersebut merupakan yayasan pribadi yang ia bangun bersama suaminya pada tahun 2006.

“Memang apa yang kami miliki sangat terbatas. Kami hanya punya 20 kitab suci yang dipakai 128 anak secara bergantian. Itupun sebagian sudah rusak. Makanya, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan Ibu Thita ini. Sampaikan salam kami untuk beliau,” kata Hj Mini.

Menurut Hj Mini, anak-anak yang bersekolah di tempatnya menempuh pendidikan secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun. Jumlah ruang kelas juga terbatas, sehingga disekat-sekat agar bisa menampung jumlah siswa yang ada.

“Seperti inilah kondisi kami. Sekolah juga dibangun seadanya, makanya kondisinya seperti ini. Belum rampung dan pembangunannya tersendat-sendat,” tuturnya.

Sementara, Ketua PUAN, Dewi Yuliani, menyampaikan, bantuan tersebut diberikan Indira Chunda Thita, anggota Komisi IV DPR RI, yang membidangi pertanian, perikanan kelautan, kehutanan, dan Bulog. Meskipun tugasnya di Komisi IV tidak berkaitan dengan pendidikan, tapi beliau memiliki empati dan simpati yang tinggi terhadap dunia pendidikan.

“Begitu Ibu Thita tahu kalau anak-anak disini harus berebutan kitab suci Al Quran saat akan belajar mengaji, beliau langsung meminta kami untuk turun. Meskipun beliau saat ini sedang sibuk karena tugas sebagai legislator dan harus melakukan kunjungan kerja ke luar negeri,” kata Dewi. (*)


Tag
  • PUAN
  •  
    div>