SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Publik Sulsel Percaya Nurdin Halid Bersalah di Kasus Korupsi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 28 Mei 2018 16:40
Publik Sulsel Percaya Nurdin Halid Bersalah di Kasus Korupsi

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ada fakta lain dalam temuan riset Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang melibatkan 1.200 responden di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Selain tingkat keterpilihan, pengenalan dan kesukaan, lembaga nasional ini juga menggali berbagai isu yang berkembang di pilgub.

Mulai tentang isu dinasti yang dialamatkan ke Ichsan Yasin Limpo, maupun soal korupsi yang pernah menjadikan Nurdin Halid sebagai terpidana. Hasilnya, ketika responden ditanya apakah pernah mendengar ada salah satu kandidat gubernur merupakan mantan terpidana korupsi, jawabannya 30,2%. Dan tidak tahu 69,8%.

Hanya saja, dari 30,2% yang mengetahui ada mantan narapidana korupsi, 58,6% diantaranya sangat percaya jika yang bersangkutan benar bersalah dalam kasus yang merugikan negara tersebut. Yang menjawab tidak bersalah 12,2%, dan tidak tahu/tidak menjawab 29,3%.

Sekadar diketahui, Nurdin Halid pernah menjalani hukuman kasus korupsi. Selain itu, pasangan Aziz Qahhar Mudzakkar di Pilgub Sulsel juga berulangkali diperiksa dengan kasus korupsi yang lain. Sehingga memori itu masih membekas di sebagian pemilih di pilgub.

Bagaimana dengan isu dinasti? Wakil Direktur Eksekutif JSI, Popon Lingga Geni menyebut, hanya 33,8% responden yang mengetahui Ichsan Yasin Limpo adalah adik dari Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulsel dua periode.

Namun ketika ditanya apakah yang mengenal IYL adik dari SYL tersebut setuju atau tidak setuju mencalonkan diri di Pilgub Sulsel, jawabannya 61,2% menyatakan setuju. Sedangkan yang tidak setuju hanya 24,0%. Tidak tahu/tidak menjawab 14,8%.

Popon mengurai, selain dua isu tersebut, di survei yang digelar pertengahan Mei 2018 tersebut juga menggali isu lainnya. Termasuk soal infrastruktur, maupun kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan selama ini. (*)


div>