SENIN , 18 DESEMBER 2017

Puji Kinerja dan Karakter TP, Ketua DPW PAN Sulsel: TP Punya Magnet

Reporter:

Editor:

niar

Senin , 02 Oktober 2017 20:12
Puji Kinerja dan Karakter TP, Ketua DPW PAN Sulsel: TP Punya Magnet

PENYERAHAN REKOMENDASI USUNGAN-Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfil salam komando dengan Taufan Pawe di Hotel Grand Kartika, Jalan Agussalim, Kota Parepare, Senin, (01/10/2017).

PAREPARE, RAKSUL.COM- Sedikitnya, ada empat pertimbangan yang membuat PAN “Jatuh Hati” kepada Petahana, Taufan Pawe. Keempat pertimbangan ini dikemukakan Ketua DPW PAN Sulsel H Ashabul Kahfi dalam sambutannya usai menyerahkan rekomendasi usungan Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Grand Kartika, Jalan Agussalim, Kota Parepare, Senin, (01/10/2017).

Pertama kata Ashabul, pembangunan Parepare yang terus mengalami kemajuan menjadi penilaian pertama bagi PAN untuk memutuskan memberikan dukungan. Bahkan Ashabul Kahfi juga menilai, jika TP layak dikatakan sebagai tokoh pelopor pembangunan di Parepare.

“Pembangunan di Parepare tidak dapat kita pungkiri. Kita lihat tayangan profil pembangunan dan testimoni masyarakat tadi, luar biasa pembangunan di Parepare, layak jika kita sebut jika Bapak Taufan Pawe merupakan pelopor pembangunan di Parepare,” sebut Ashabul Kahfi, yang juga Bakal Calon Anggota DPR RI ini.

Kedua, TP dinilai PAN sebagai pemimpin yang berintegritas. Hanya Pemimpin berintegritas kata Ashabul Kahfi, yang dapat memberikan kemajuan dalam pembangunan Parepare. “Hanya pemimpin yang berintegritas yang akan bertindak dan memiliki roh terhadap orang yang dipimpin. Hanya kepala daerah yang berintegritas memiliki magnet, Insya Allah akan dipilih kembali oleh masyarakat. Kalau tidak punya magnet, walaupun punya baliho banyak, belum tentu dipilih masyarakat, sedangkan Pak TP punya magnet,” ujar Ashabul.

Selain pembangunan dan kepribadian TP yang berintegritas, Ketua DPW PAN ini juga memuji kapasitas Taufan Pawe yang kini menyandang gelar Doktor.

“Sosok pemimpin berintegritas hanya ada dalam diri Pak Taufan. Di samping itu, beliau juga memiliki kapasitas. Kapasitasnya saya pikir tidak perlu diragukan. Gelar Doktor yang diperoleh bukan sembarangan,” pujinya.

Terakhir, hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Parepare yang mencapai 85 % adalah sesuatu yang istimewa dalam diri Taufan Pawe. “Jika beliau mahasiswa, nilai 85 ini adalah penilaian ‘A’, sangat sempurna, lalu kalau pemimpin sudah ada keempat ini, mengapa mesti menjatuhkan pilihan ke sosok yang lain?,” imbuh Ashabul Kahfi, saat diwawancarai usai penyerahan rekomendasi.

Mengenai kader yang diusulkan untuk pendamping TP, Ashabul Kahfi mengatakan, meski PAN berharap kadernya dapat mendampingi TP, namun pihaknya tetap memberi keluesan kepada Petahana untuk memilih pasangan yang dapat membuatnya nyaman dalam bekerja.

“Untuk Wakil, kita punya kader, namun kita juga rasional dan realistis. Kita mau Pak Wali bekerja dengan nyaman dengan Wakil pilihannya, apakah itu dengan Kader PAN ataukah dengan kader lain, tidak ada masalah,” tegas Ashabul Kahfi.

Sementara, Ketua DPD II Partai Golkar Parepare HM Taufan Pawe menyampaikan apresiasinya atas penjaringan PAN yang dinilai realistis.

“Alhamdulillah adalah kata yang paling tepat karena PAN telah menunjuk saya sebagai Calon Wali Kota pada 2018-2013. Itu adalah suatu bentuk tanggung jawab bagi saya untuk menjaga nama partai. Secara historis, PAN dengan saya punya hubungan emosional, tetapi terlepas dari itu saya bangga dengan PAN karena realistis dalam penjaringan,” ujar TP memberikan apresiasi.

Ditanya mengenai calon Wakilnya, apakah memilih kader PAN atau dari kader partai lain? TP mengemukakan, jika semua partai yang berkoalisi menginginkan kadernya untuk berpasangan dengannya, namun hingga kini, TP belum menjatuhkan pilihan, dan masih membuka diri untuk semua partai. “Setiap parpol inginkan kadernya berpaket dengan saya, itu sah-sah saja dan realistis. Namun dalam proses penjaringan dan pembicaraan lebih lanjut, saya tidak boleh tersandra, karena kalau berhaknya, partai Golkar juga berhak. Siapapun itu, kita masih membuka diri, apakah itu dari Politisi, Birokrat, Tokoh Agama, atau dari mana saja. Yang kita lihat di sini kebersamaan dalam membangun kota Parepare,” pungkasnya. (Nia)


Tag
div>