JUMAT , 23 FEBRUARI 2018

Puluhan IRT Tuntut Kades Ujung Baji Mundur

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Kamis , 08 Februari 2018 20:21
Puluhan IRT Tuntut Kades Ujung Baji Mundur

Puluhan warga Desa Ujung Baji Kecamatan Sanrobone, melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Desa Ujung Baji dengan memblok jalan dan membakar ban bekas di jalan, Kamis (8/2).

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan warga Desa Ujung Baji Kecamatan Sanrobone, yang di dominasi ibu rumah tangga kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Desa Ujung Baji dengan memblok jalan dan membakar ban bekas di jalan, Kamis (8/2).

Mereka menuntut Kepala Desa Ujung Baji, Dewagong Tawang, agar melepaskan jabatannya karena dianggap pemerintah desa tidak tegas dan tidak lagi mementingkan masyarakatnya.

“Kami menilai Kepala Desa Ujung Baji telah gagal memimpin Desa Ujung Baji karena dia tidak pernah memikirkan kepentingan masyarakatnya,” tegas Hasan, salah seorang warga Desa Ujung Baji.

Menurut dia, Dewagong Tawang sebagai kepala desa, tidak pernah memikirkan kepentingan orang banyak, sehingga seenaknya bekerjasama dengan pengusaha tambang untuk bisa masuk beraktivitas di Desa Ujung Baji.

“Padahal keberadaan tambang selama ini, telah menimbulkan banyak dampak negatif, seperti jalan rusak dan kekhawatiran kami terhadap keselamatan warga dan anak sekolah saat berkendara melalui jalan rusak tersebut. Ini dibuktikan beberapa bulan yang lalu, pengguna jalan terlindas mobil pengangkut pasir dan anak sekolah jatuh saat melewati jalan tersebut,” ujar Hasan.

Selain itu pihaknya juga khawatir akan terjadi abrasi di Desa Ujung Baji karena beroperasinya tambang di dekat pesisir pantai Dusun Galumbaya dan Dusun Makkio Baji.

“Kami tegaskan bahwa aksi ini tidak sampai disini, apabila tambang pasir tersebut tidak diberhentikan maka kami tidak akan berhenti melakukan aksi unjuk rasa,” bebernya. (*)


div>