SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Puluhan Pekerja Konstruksi di Pangkep Ikut Bimtek Peningkatan Keterampilan

Reporter:

Atho

Editor:

Lukman

Senin , 12 Maret 2018 20:49
Puluhan Pekerja Konstruksi di Pangkep Ikut Bimtek Peningkatan Keterampilan

Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid saat memberikan bingkisan kepada peserta Bimtek.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Menghadapi persaingan ketat serta mengantisipasi penyimpangan dalam pembangunan proyek khususnya bidang konstruksi, Pemerintah Kabupaten Pangkep menggelar bimbingan teknik untuk para pekerja konstruksi

Kegiatan yang diikuti sebanyak 70 peserta yang mayoritas berprofesi sebagai tukang batu dan tukang kayu dari berbagai kecamatan di Pangkep tersebut diberi pembekalan dan ilmu dasar tentang konstruksi, baik itu teori hingga praktek.

Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid yang membuka langsung Bimtek tersebut di Aula Hotel Mattampa Inn, Senin (12/03), mengharapkan agar para peserta dapat mengupgrade keterampilannya terutama menghadapi persaingan yang semakin ketat.

“Di Pangkep, banyak orang yang menggunakan jasa dari luar untuk membangun sebuah bangunan atau proyek, padahal orang pangkep tidak kalah hebatnya,” ungkap Syamsuddin.

Ia menambahkan, tantangan saat ini adalah bagaimana para pekerja konstruksi dari Pangkep dapat terus meningkatkan SDM, agar dapat bersaing dengan pekerja konstruksi dari luar. Syamsuddin juga meminta pihak UPTD BLK Pangkep untuk ikut memprogramkan kembali pelatihan rutin untuk para pekerja konstruksi.

“Kita harap BLK bisa memprogramkan kegiatan ini, sebagai agenda rutin, biar SDM kita bisa bersaing,” tambahnya.

Terpisah Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Pangkep Sudirman mengatakan, Bimtek tersebut diikuti oleh Mandor, Kepala Tukang, tukang dan buruh. Selain mengembangkan SDM, Bimtek ini juga untuk mensertifikatkan keterampilan dan keahlian pekerja konstruksi di Pangkep.

“Tujuannya hanya satu, meningkatkan sumber daya manusia, khususnya tenaga kerja Pangkep. Untuk mendapatkan sertifikat keahlian dan tenaga terampil, agar dapat dipercaya dan terus bersaing,” singkat Sudirman.

Seluruh peserta nantinya akan diberi sertifikat sebagai tanda pernah mengikuti acara pelatihan, tidak hanya itu mereka juga akan kembali diberikan pelatihan untuk kontruksi yang lain, agar keterampilan mereka terus bertambah. (*)


div>