RABU , 21 NOVEMBER 2018

Puluhan Tahun Terisolir, Husler Resmikan Jaringan Listrik di Desa Ujung Baru

Reporter:

Ibrahim

Editor:

Iskanto

Selasa , 16 Oktober 2018 15:59
Puluhan Tahun Terisolir, Husler Resmikan Jaringan Listrik di Desa Ujung Baru

Peresmian Penggunaan Listrik desa ini dilakukan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler di dampingi Manejer PLN UP 3 Palopo Raditya Hari Nugraha. Disaksikan warga desa setempat, Selasa (16/10/2018) di Desa Ujung Baru.

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan tahun hidup terisolir tanpa listrik,  akhirnya warga Desa Ujung Baru Kecamatan Burau dapat merasakan manfaat adanya pasokan listrik. Seluruh rumah warga di desa Ujung Baru dan Desa Rabte Mario Kecamatan Tomuni kini sudah terpasang jaringan listrik PLN.

Peresmian Penggunaan Listrik desa ini dilakukan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler di dampingi Manejer PLN UP 3 Palopo Raditya Hari Nugraha. Disaksikan warga desa setempat, Selasa (16/10/2018) di Desa Ujung Baru.

Menurut Raditya, dari 315 pelanggan yang sudah mendaftarkan pemasangan jaringan listrik, baru 126 pelanggan yang telah terpasang. Selebihnya masih dalam tahap proses pemasangan.

“Yang jelas kami berkomitmen akan menyentuh semua desa di Lutim agar tidak ada lagi desa yang tidak menikmati listrik PLN,” ujar Raditya.

Sementara itu, Thorig Husler mengungkapkan rasa syukurnya atas warga desa Ujung Baru yang sudah bisa menikmati Listrik PLN. Husler berharap dengan adanya jaringan listrik PLN masuk ke Desa Ujung Baru bisa membawa perubahan. “Anak-anak bisa belajar dengan baik, bisa mengaji dan bisa menonton TV ” terangnya.

Setelah ini Husler juga meminta PLN menuntaskan pemasangan jaringan listrik di empat desa di seberang danau Matano dan Towuti. Karena warga disana juga belum menikmati listrik PLN.

“Coba ini pak Manejer PLN, masa Pak Himawan katanya pemasangan jaringannya sudah ditender, kami minta itu bisa di selesaikan agar warga diseberang danau juga menikmati listrik PLN,” terangnya.

Saripuddin, warga Desa Ujung Baru mengaku sangat bersyukur adanya listrik PLN yang sudah masuk ke desa nya. Sudah puluhan tahun ia hanya mengandalkan lampu pelita untuk penerangan malam hari.

“Sekarang anak saya sudah bisa belajar dengan baik, dan saya akan beli TV agar kami juga bisa nonton TV,” Kata Saripuddin

Dalam waktu bersamaan warga Desa Ujun Baru juga menikmati air bersih. Proyek program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat juga sudah selesai dipasang pipa air dan air juga sudah mengalir kerumah -rumah penduduk.

Jika selama ini warga setempat memikul air dari sungai untuk memasak, sekarang air tersebut susah bisa di nikmati dengan memutar keran saja. (*)


div>