SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Putra Wakil Bupati Maros Segera Direhabilitasi

Reporter:

Ramlan

Editor:

Lukman

Senin , 12 Maret 2018 22:00
Putra Wakil Bupati Maros Segera Direhabilitasi

Dir Narkoba Polda Sulsel Kombes Eka Yudha saat menggelar konfrensi pers.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel bakal merehabilitasi putra Wakil Bupati Maros Andi Harmil Mattotorang, Arjab Ajib Mattotorang yang tertangkap saat berpesta sabu beberapa waktu lalu.

Dir Narkoba Polda Sulsel Kombes Eka Yudha mengungkapkan Arjab merupakan pengguna berat yang harus direhabilitasi.

“Arjab itu kan sudah digelar sesuai dengan barang bukti, sesuai dengan modusnya sebagai pengguna. Dia hanya menggunakan saja tidak mengedarkan, ini pengguna berat jadi dia harus rehab dan perkaranya lanjut,” ungkapnya, Senin (12/3).

Eka menjelaskan, Arjab tidak hanya menjalani proses rehabilitasi. Pasalnya proses penyidikan juga tetap berjalan dikarenakan barang bukti yang ditemukan di badannya. “Dia ada barang juga yang ditemukan di badannya yang sisa pakai, yang dia beli di tersangka Rauf sebanyak 0,09 setelah ditimbang di labfor,” katanya.

Eka menambahkan, pihaknya juga akan menyerahkan Arjab untuk melakukan TAT (Thematic Apperception Test). Dari hasil tersebut menentukan bagaimana proses rehabilitasi yang akan dijalani.
“Dia rehab rawat inap karena ini nanti di TAT, karena TAT ini kan nanti menentukan apakah harus rawat jalan atau rawat inap kalau dia pengguna sudah berat sudah harus dirawat inap ya dirawat inap selama ketentuaanya 3 bulan sampai 6 bulan,” katanya.

Selain itu, lanjut Eka, pihaknya juga akan mengkoordinasi BNNP tekait ketentuan untuk proses rehabilitasi Arjab. “Segera kita akan koordinasi dengan BNNP untuk diasesmen nanti ketentuan dari sana,” katanya.

Namun demikian, kata Eka, proses penyidikan tetap berjalan. Bahkan Arjab juga diancam hukuman 5 hingga 10 tahun penjara.

“Proses penyidikan berjalan sambil dia direhab. Jadi tetap jalan. Ancaman hukuman 5 tahun sampai 10 tahun, dikenakan Pasal 112 ayat 1 Juncto ayat 127. kalau yang tiga orang ini dari buktinya itu dia hanya rehab saja artinya dia tidak dilanjutkan karena dia pengguna saja,” terangnya.

Sementara itu, Kasubdit Ditresnarkoba AKBP Musa Tampubolon mengatakan dua DPO lainnya masih dalam pengejaran oleh anggotanya. “Dua DPO di atas nama Rauf masih kita lakukan pencarian,” tegasnya.

Diketahui Arjab bersama rekannya telah ditahan di rutan Ditresnarkoba Polda Sulsel.
Sebelumnya, putra Wakil Bupati Maros itu diringkus anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Sulsel saat berpesta sabu bersama tiga rekannya di salah satu rumah kosong di Jl Cemara Alliritengngae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Selasa (6/3) lalu. ketiga rekannya yakni YB (36) PNS Maros, H alias E (25) dan HH (31) pegawai Bandara. (*)


div>