SENIN , 18 DESEMBER 2017

Rahman Pina, Cek Parkir RS Hingga Ngopi Bareng Satgas Sampah

Reporter:

Editor:

MD

Selasa , 31 Oktober 2017 20:05
Rahman Pina, Cek Parkir RS Hingga Ngopi Bareng Satgas Sampah

Ketua Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina berbincang sambil ngopi bareng petugas kebersihan saat Reses I Masa Persidangan Pertama Tahun 2017/2018, di Jl AP Pettaranai Makassar, Selasa (31/10).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DPRD Kota Makassar memasuki masa reses selama sepekan. Para wakil rakyat akan berkunjung ke daerah pemilihan masing- masing untuk menyerap aspirasi dari konstituen sebelum memasuki pembahasan APBD Pokok 2018 mendatang.

Ketua Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina, memanfaatkan masa reses hari pertama dengan mengunjungi Rumah Sakit Ibnu Sina di Jalan Urif Sumoharjo, Selasa (31/10). Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengecek adanya pengaduan warga terkait sistem parkir di rumah sakit itu.

“Saya dapat komplain dari warga, di RS Ibnu Sina, selain pengunjung, parkir kendaraan pasien nginap pun tetap bayar,” ujar Rahman Pina.

Setelah melakukan pengecekan di lokasi, Legislator Dapil IV yang meliputi Kecamatan Panakkukang dan Manggala itu membenarkan laporan tersebut. Tidak ada perlakuan berbeda antara pengunjung dan pasien rawat inap.

“Bisa dibayangkan kalau ada pasien rawat inap seminggu, atau sebulan, berapa banyak biaya parkir harus dibayar. Ini tidak manusiawi.

Hotel Clarion saja yang orientasi profid, tidak membebankan biaya parkir untuk yang nginap, apalagi rumah sakit,” kata Rahman Pina.Atas kasus tersebut, politisi Golkar itu rencananya akan memanggil seluruh pihak rumah sakit agar ada perlakukan berbeda untuk pasien rawan inap di semua rumah sakit di Makassar.

Usai mengecek keluhan parkir rumah sakit, legislator dua periode ini, juga menyempatkan ngopi bersama satgas penyapu jalan. Untuk bisa ngopi bareng dengan para pejuang kebersihan Kota Makassar ini, juga tidak sembarang waktu.

“Saya harus menyesuaikan dengan waktu mereka. Karena jadwal istirahatnya jam 7 pagi, ya kita ngopinya jam 7 pagi juga,” ungkap Rahman Pina.

Bersama puluhan penyapu jalan yang sehari-harinya bertugas di Jalan AP Pettarani, Bendahara Golkar Makassar ini menyeruduk kopi di warkop tempat mangkal penyapu jalan di sekitar kantor Infokom.

“Sambil ngopi bisa dengar cerita mereka, suka duka bangun pagi sebelum jam subuh sudah harus menyapu. Ini luar biasa, ketika sebagai warga masih tertidur pulas, mereka sudah mengabdi untuk kota ini,” tandas Rahman Pina.


div>