SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Rahmat Sjam dan Tasming Hamid Diprediksi Berebut Rekomendasi Demokrat

Reporter:

Editor:

dedi

Rabu , 05 April 2017 19:17
Rahmat Sjam dan Tasming Hamid Diprediksi Berebut Rekomendasi Demokrat

Ilustrasi.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Partai Demokrat yang diprediksi akan membuka poros baru dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Parepare tahun 2018 mendatang.

Pasalnya, sejumlah kader terbaik Partai Demokrat, mulai melakukan sosialisasi, pendekatan, dan komunikasi baik dengan partai politik, terlebih kepada masyarakat.

Kedua kader Partai Demokrat yang kini intens melakukan manuver yaitu Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare, Rahmat Sjam, dan Ketua Komisi I DPRD Parepare, Tasming Hamid.

Terkait hal tersebut, Rahmat mengatakan, pihaknya lebih fokus pada menjalankan fungsi dan tugas dengan baik, selalu di tengah-tengah masyarakat, peduli keluhan dan menindaklanjuti keluhan yang ada.

Karena, katanya, meskipun seseorang populer, namun belum tentu akan dipilih. Menurut Rahmat, membekali diri sangat penting dalam arti jika ada amanah dan perintah, maka sudah siap untuk dijalankan.

Ia mengungkapkan, salah satu akan dilakukan saat ini yakni, tengah melakukan sosialisasi dalam bentuk brosur, yang bermuatan cerdas dan informasi kepada masyarakat. Baliho, katanya, sudah umum dan lebih pada sekadar perkenalan diri, dan meningkatkan popularitas.

“Sedangkan cara kami lebih menyakinkan masyarakat. Misal ada keluhan, maka kami turun dan komunikasikan dengan Dinas terkait. Setelah itu, dikawal dan dikontrol hingga direalisasikan. Cara-cara sentuhan keluhan langsung seperti demikian, lebih efektif dan lebih berdampak untuk peningkatan elektabilitas. Kami tetap akan pasang baliho, namun bentuknya edukatif yang berisi informasi misalnya aturan, atau informasi yang mengajak masyarakat ke arah yang lebih baik. Bentuk itu dinilai sebagai ide dan inovasi sosialisasi yang baru,” kata Rahmat, Rabu (05/04).

Dia memaparkan, dinamika politik masih berjalan, dan sampai sejauh ini belum ada partai yang secara resmi menentukan calon yang akan diusung. Sehingga, lanjutnya, semua masih sosialisasi dan komunikasi, apalagi dinamika politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) akan mempengaruhi dinamika di daerah. Karenanya, tambah dia, Calon Gubernur (cagub) pastinya akan berupaya sinerjikan koalisi partai di Pilgub di daerah.

“Jika berbeda pasti akan menimbulkan masalah tersendiri, dan itu yang pasti diantisipasi oleh cagub,” ujarnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara, Tasming Hamid, menuturkan, pihaknya mulai komunikasi kepada sejumlah partai politik (parpol). Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah menyebar baliho pada sejumlah titik di Parepare dengan variasi yang berbeda.

“Fokusnya tetap menjalankan amanah sebagai wakil rakyat, dan tetap menjalin silaturahmi kepada semua kalangan,” terangnya.

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Selatan, Ni’matullah Erbe, mengungkapkan, pendaftaran calon akan dibuka pada bulan Juni mendatang.

Selain itu, survei awal dalam melihat pemetaan dan potensinya, dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus kader bakal diusung.

“Yang jelas kita lihat potensi kader, jika memungkinkan untuk 01, maka akan didukung penuh. Jika tidak, maka alternatifnya 02. Namun, masih dalam tahap pemetaan dan mungkin bulan Juli arah Partai Demokrat sudah jelas. Peluang Demokrat untuk membuka poros baru juga ada. Makanya dihimbau kepada kader untuk terus bekerja dan mendekati hati rakyat, karena jika bekerja maka akan tertangkap oleh survei,” tandasnya.


div>