KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Ramaikan Perebutan Jatim 1, Petinggi Demokrat Ini Siap Hadapi Khofifah

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 26 April 2017 10:11
Ramaikan Perebutan Jatim 1, Petinggi Demokrat Ini Siap Hadapi Khofifah

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM -Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf tengah mempersiapkan diri untuk maju di Pilkada Jawa Timur. Bahkan dirinya sudah mempromosikan diri kepada seluruh elemen di hampir 38 kabupaten/kota di provinsi itu.

“Keliling bertemu masyarakat, bertemu kader Demokrat, bertemu kiai, ulama, habaib, guru, buruh. Jadi, masyarakat lah, petani. Ini yang harus kita dengar, kita sapa,” ujarnya saat berbincang dengan JawaPos.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/4).

Kata dia, memperkenalkan diri kepada masyarakat di Jawa Timur merupakan hal yang paling penting. Apalagi, peta politik di Jawa Timur menurutnya berbeda dengan daerah-daerah lainnya. “Beda sekali. Ada tapal kuda, ada Madura, ada Mataraman,” tuturnya.

Hal menarik lainnya menurut Nurhayati yakni, Jawa Timur merupakan basis dari sejarah. “Tonggak sejarah RI di Jatim luar biasa sekali. Kerajaan, segala macam. Para pejuang, para alim ulama, nasionalis, di Jatim benar-benar menarik petanya,” sebut dia.

Memang, namanya tergolong baru di Jawa Timur. Namun kata Nurhayati, dalam demokrasi tidak menutup kemungkinan siapapun bisa maju untuk mencalonkan diri menjadi gubernur. “Bukan kah orang menginginkan ada orang baru?” imbuh Nurhayati.

Di dalam demokrasi pula, katanya tidak ada syarat seseorang harus memiliki latar belakang pernah menjadi walikota untuk maju di Pilkada. “Tidak ada persyaratan itu. Yang penting rakyat yang memilih itu tahu, kenal,” imbuhnya.

Tak hanya itu, yang terpenting lainnya menurut Nurhayati adalah, mereka yang mau mencalonkan menjadi pemimpin daerah harus memiliki pengetahuan cukup tentang daerah tersebut. Begitu pula permasalahan yang ada.

Untuk itu, sowan yang dilakukan Nurhayati ke seluruh kabupaten/kota di Jatim bukan sekedar silaturahmi, namun untuk mempelajari program apa saja yang sudah dijalankan Gubernur Jatim Soekarwo dan apa yang harus dikerjakan nantinya. “Insyaallah, kami bisa melanjutlan program Pakde Karwo,” tegas dia.

Lantas siap untuk bertarung dengan Khofifah Indar Parawansa yang didukung kuat Nahdlatul Ulama?

Legislator daerah pemilihan Malang Raya itu mengklaim dirinya juga bagian dari NU. Untuk itu, sebagian besar masyarakat Malang Raya memberikan dukungan kepadanya maju di Pilkada Jatim.

“Sebetulnya saya sendiri keluarga besar NU. Makanya saya diterima juga oleh mereka karena saya bagian dari mereka,” ungkap Nurhayati.

Dia pun yakin, masyarakat Jawa Timur sekarang lebih cerdas untuk menentukan pilihannya. “Lebih tahu siapa yang bisa memimpin.” pungkas anggota komisi I DPR itu.


div>