RABU , 22 AGUSTUS 2018

Ramau-ramai Kader Golkar Lutra, Alihkan Dukungan ke PINTAR

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 16 September 2015 16:38

LUWU UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Terpecahnya dukungan kader partai Golkar di pelaksanaan Pemilihan Kepala

Daerah (Pilkada) serentak di sejumlah daerah, juga terlihat di Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Penyebab
utama perpecahan diduga karena belum adanya titik terang penyelesaian konflik dualisme kepengurusan di
tingkat pusat. Hal itu pada akhirnya mempengaruhi mesin partai di daerah dalam memenangankan kader-
kader partai yang maju di Pilkada, 9 Desember mendatang.

Dampak negatif itu sangat dirasakan pasangan Cabup-Cawabup Lutra, Arifin Junaidi-Andi Abdulah Rahim
yang maju dengan dukungan Partai berlambang pohon beringin ini. Sebagian besar kader Golkar yang
mengklaim berada di kubu Golkar versi Agung Laksono (AL), ternyata lebih memilih memberikan dukungannya
kepada pasangan cabup-Cawabup Lutra bernomor urut 1. Pasangan ini, yaitu kepada Indah Putri Indriani-
Thahar Rum maju diusung koalisi Parpol, Gerindra, Nasdem, PDIP, dan Partai Demokrat.

Sikap yang diambil sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di beberapa kecamatan yang ada di Lutra tersebut, di beberkan Ketua DPC Golkar Limbong, Irham Jaya Palimbongan yang didampingi
sekertaris DPC Golkar, Baso Rapang saat dikonfirmasi terkait adanya pembangkangan terhadap keputusan
partai.

“Memang banyak teman sesama pengurus DPC yang sudah berani mengambil sikap dukungannya di Pilkada ini, yang bertentangan dengan amanat partai. Kami lebih memilih mendukung calon yang sesuai hati nurani kami
yaitu Pasangan Indah Putri dan Thahar Rum,” ungkap Palimbongan, Rabu (16/9).

Menurut dia, sebelum mengambil sikap tersebut, dirinya telah memikirkan dampak terburuk yang akan timbul dari apa yang dilakukannya tersebut. “Pastinya saya telah pikir matang-matang risiko mendukung pasangan calon yang memiliki keseriusan membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah ini. Sanksi beratpun siap kami terima. Perlu dicatat, ini terjadi tidak hanya bagi pengurus DPC dan PAC Golkar Limbong,” bebernya.

Senada, Baso Rapang tidak menepis adanya ratusan pengurus partai Golkar Lutra tingkat DPC dan PAC yang
mbalelo pada keputusan partai Golkar. Namun menurutnya, itu dilakukan sebagian besar dari kader Golkar
kubu Agung Laksono (AL).

“Sepertinya semua teman yang tidak mendukung pasangan Arjuna itu adalah kader Golkar yang belum lama
ini menggelar Muswarah Daerah (Musda) Golkar versi AL di Hotel Remaja. Khusus pengurus PAC di Limbong,
hanya 1 PAC saja yang belum nyatakan dukungannya ke PINTAR,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati dari Pintar, Thahar Rum yang dikonfirmasi terkait dukungan ratusan kader Golkar kepadanya, menyatakan tidak mengetahui secara persis hal tersebut. Legislator partai
Gerindra ini berkelit bahwa dukungan dari kader Golkar itu kemungkinannya sebatas isu saja.

“Oh, adakah? Saya juga baru dengar hal itu, mungkin hanya isu saja. Tapi kalau itu benar adanya, kami
pastinya sangat senang dan itu memberikan tanda-tanda baik kepada hasil yang akan dicapai pada 9 Desember mendatang,” ucapnya.


div>