RABU , 13 DESEMBER 2017

Rapat Paripurna Ditunda, Ketua DPRD Wajo Kecewa

Reporter:

Abdul Muis

Editor:

Muh Sophian AS

Rabu , 29 November 2017 21:47
Rapat Paripurna Ditunda, Ketua DPRD Wajo Kecewa

Ketua DPRD Wajo HM Yunus Panaungi

WAJO,RAKYATSULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo menggelar rapat paripurna terbuka yang berlangsung di ruang Sidang Utama, Lantai II, Gedung DPRD Kabupaten Wajo, Rabu, (29/11).

Dalam rapat itu, sedianya dilakukan penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembangunan Industri Kabupaten Wajo Tahun 2017-2032 dari lembaga eksekutif ke lembaga legislatif. Namun, terpaksa harus ditunda dan dijadwalkan ulang.

Penyerahan Ranperda yang merupakan usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melalui Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) ditunda dikarenakan leading sektor dari Bappeda Wajo tak dapat hadir untuk mengikuti rapat tersebut. “Kepala Bappeda (Andi Muslihin) sempat minta izin tetapi saya tidak memberikan izin, seharusnya kalau memang Kepala Bappeda berangkat, Kan ada sekretaris atau minimal kepala bidang yang wakili, ini yang disuruh hadiri rapat hanya stafnya yang tidak bisa mengambil keputusan,”ujar Ketua DPRD Wajo HM Yunus Panaungi.

HM Yunus Panaungi mengatakan, terkait Ranperda yang menjadi usulan Pemda Wajo ini, pihaknya tidak ingin menghambat melainkan ingin mempercepat. Dia menilai, justru Bapedda sendirilah yang sepertinya tidak serius mengusulkan Ranperda itu. “Tidak ada fraksi yang bisa berpendapat, buat apa juga kita sampaikan pemandangan umum kalau tidak ada yang mendengarkan. Memang ada stafnya yang dikirim, tapi orang yang tidak bisa mengambil keputusan. Sepertinya Bapedda yang tidak serius dalam mengusulkan Ranperda tersebut,”tegas Ketua DPRD Wajo dua priode itu. (*)


Tag
  • DPRD Wajo
  •  
    div>