SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Rapat Paripurna Penyerahan LKPJ, Dewan Pertanyakan Sertijab Bupati

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 20 April 2016 17:37

TORAJA UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Rapat paripurna penyerahan Laporan Kegiatan Pertanggungjawaban (LKPJ) pertama pasangan bupati dan wakil bupati Toraja Utara, periode 2016-2021, Kalatiku Paembonan dan Yosia Rinto Kadang, di gelar di ruang paripurna DPRD, Rabu (20/4).

Dalam paripurna tersebut, sejumlah dewan mempertanyakan terkait sertijab yang belum dilaksanakan sampai saat ini.

Anggota dewan dari partai Gerindra, Israel Makole, dalam kesempatan itu mempertanyakan serah terima bupati yang sampai saat ini belum dilaksanakan sementara bupati telah melaksanakan tugasnya. Israel mempertanyakan apa yang menjadi kendala sehingga hal ini belum dilaksanakan.

Hal senada juga disampaikan anggota dewan dari partai Nasdem, Paulus Toding yang mengatakan bahwa serah terima itu penting, karena menyangkut aset dan sejumlah memori lainnya. Karena hal ini akan menjadi acuan bupati yang baru ke depan.

Sementara ketua DPRD Torut, Stefanus Mangatta meminta kepada Kalatiku, dan agar dalam kesempatan itu memberikan keterangan langsung mengenai Sertijab tersebut.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, dalam kesempatan usai menyerahkan LKPJ TA 2015 kepada ketua DPRD, memberikan tanggapannya terkait pertanyaan itu. Dia mengatakan bahwa dari 11 kabupaten yang menyelenggarakan pilkada serentak, baru 1 kabupaten yang sudah Srtijab. Sedangkan daerah lainnya belum melaksanakan, termasuk Torut yang terakhir dilantik. Sertijab belum dilaksanakan karena masa jabatan Sorring-Buntang baru berakhir pada 31 Maret lalu, yang juga belum sertijab, karena sesuai aturan wewenang gubenur untuk melakukan sertijab.

“Saya juga merasa ini aneh, tetapi saya sudah mempertanyakan pada waktu pelantikan di propinsi. Namun mereka menjelaskan bahwa dari 11 kabupaten yang menyelenggarakan pilkada serentak baru 1 yang sertijab. Meski demikian, mereka yang belum sertijab sudah melaksanakan tugas,” kata Kala’tiku.

Terkait LKPJ bupati Tahun 2015 lalu, Kalatiku memberikan apresiasi yang tinggi kepada pendahulunya karena berhasil melaksanakan masa pemerintahan pada tahun terakhir walaupun harus berhadapan dengan pilkada, namun berhasil melakukan pemerintahan bahkan mencapai 93%. Hal ini akan menjadi motivasi bagi pemerintahannya 5 tahun ke depan.

Kalatiku berjanji akan melanjutkan program yang telah dibuat pemerintahan sebelumnya, dan akan lebih meningkatkan dan jika ada yang perlu dirubah maka akan dilakukan perubahan.


div>