SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Ratusan Anak Ikuti Musrenbang

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 01 Maret 2017 17:39
Ratusan Anak Ikuti Musrenbang

Walikota Parepare, HM Taufan Pawe, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musrenbang Anak di Gedung Konservatif Hutan Jompie, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Rabu (1/3). foto: luki amima/rakyatsulsel.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperda) Kota Parepare menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dengan melibatkan anak-anak sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Konservatif Hutan Jompie, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Rabu (1/3).

Sejumlah isu-isu aktual dibahas dalam musrenbang ini, diantaranya, Kota Layak Anak dan Sekolah Ramah Anak, isu terkait pemenuhan fasilitas publik anak, pemenuhan hak anak terhadap kesehatan dan pendidikan, serta perlindungan hukum bagi anak.

Kepala Bappeda Parepare, Iwan As’ad, mengatakan, pihaknya mengikutsertakan ratusan anak-anak dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Tak hanya itu, anak-anak yang putus sekolah, penyandang disabilitas, anak dari keluarga tidak mampu, dan anak yang memiliki bakat, juga diikutkan dalam Musrenbang tersebut.

“Anak-anak diberi kesempatan dan ruang, untuk memberikan pemikiran dan masukannya, serta berpartisipasi dalam memajukan Parepare. Apalagi, partisipasi dan antusias anak-anak dalam mengikuti Musrenbang ini, sangat tinggi dan itu harus diapresiasi,” katanya.

Sementara, Walikota Parepare, HM Taufan Pawe, menjelaskan, pihaknya akan memberi kesempatan kepada anak-anak, sebagai generasi penerus yang akan merasakan dampak pembangunan yang telah dihadirkan. Sehingga, anak-anak harus diberi ruang dalam menyampaikan aspirasinya.

Taufan mengatakan, anak harus mendapatkan perhatian penuh pemerintah. Sehingga, katanya, melalui Musrenbang anak ini, diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan dan harapan yang diinginkan anak-anak, serta melahirkan konsep-konsep pembangunan yang menjadi prioritas bagi anak-anak.

“Musrembang ini nantinya tidak terlepas dari hak-hak anak yang harus diimplementasikan oleh Pemerintah Kota. Apalagi, kami telah berhasil membangun Parepare dengan perencanaan yang kuat dan transparan,” jelasnya. (***)


div>