MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Ratusan Driver Ojek Online Geruduk Polres Metro Bekasi, Ada Apa?

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 18 Mei 2017 10:45
Ratusan Driver Ojek Online Geruduk Polres Metro Bekasi, Ada Apa?

ilustrasi (image/Google)

RAKYATSULSEL.COM – Peristiwa keributan terjadi antara pengemudi ojek online dengan seorang calo sopir Elf tadi malam (17/5).  Para driver ojek naik pitam usai Si Calo menabrakan kendaraannya ke motor mereka. Peristiwa terjadi  di depan pos polisi, Jalan Ir. H Juanda, dekat stasiun Bekasi, Bekasi Utara.

Salah seorang saksi mata, Ridwan (27) yang merupakan pengemudi Go-Jek mengatakan, saat itu ia bersama dengan belasan rekannya sedang menunggu customer di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

“Calo itu datang, dan langsung menabraki lima kendaraan kami yang sedang terparkir, dia (calo) diduga dalam kondisi mabuk,” ungkap Ridwan kepada GoBekasi.co.id (Jawa Pos Grup). 

Meski demikian, Ridwan dan rekannya tidak ingin gegabah dan menghakimi pelaku. Kendati, perlakuan oknum calo tersebut sudah kelewat batas.

Usai menabraki kendaraan para driver. Calo itu juga mengusir belasan pengemudi ojek online. Namun perlakuan calo itu juga tidak ditanggapi rekan-rekannya.

“Dia teriak lagi ‘eh biar elu 100 orang juga gua kaga takut, gua ladenin sendirian,’ tapi juga masih kita permasalahkan, namun dia malah dateng lagi bawa motornya jenis Mio Soul dan nabrakin motor kami lagi,” terang dia menirukan si pelaku.

Tidak sampai disitu, lanjut Ridwan, calo itu kemudian turun dan memukuli salah satu rekan Ridwan yang duduk di pedestrian Jalan Ir. H Juanda. Merasa di intimidasi, mereka akhirnya melakukan perlawanan.

“Teman saya dicekek, dia dipukul juga. Dan kami tidak bisa tinggal diam, akhirnya kami juga melakulan perlawanan,” tutur dia.

Tidak lama kemudian, jajaran unit kriminal Polres Metropolitan Bekasi Kota lun datang dan melerai aksi baku hantam yag dilakukan oleh pengemudi ojek online dengan calo itu.

Pelaku pun digiring ke Polres Metro Bekasi untuk ditindaklanjuti. Ratusan ojek online yang terdiri dari Go-jek, Grab Bike, dan Uber pun ikut mengawalnya.

Mereka ramai-ramai mengepung Markas Polisi yang berada di Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selatan itu. Para Pengemudi menuntut agar oknum calo pembuat onar itu diproses secara hukum.

“Saya minta agar kasus ini diproses secara hukum, kalau tidak kami akan kembali menindaknya,” kata Deni, salah satu pengemudi.

Menurutnya, ini adalah langkah yang pas untuk polisi menindak oknum-oknum preman jalanan yang mengintimidasi para pengemudi ojek online yang beroprasi diwilayah Kota Bekasi.

“Dia sudah bikin resah. Harus ditindak secara tegas, jangan didiemin orang kaya gitu sangat meresahkan buat kami,” tandas dia.


div>