SABTU , 23 JUNI 2018

Rayakan HANI, Genetika Fokus Program Pencegahan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 27 Juni 2017 13:03
Rayakan HANI, Genetika Fokus Program Pencegahan

Ketua Umum Genetika Djaya Jumain. foto: doelbeckz/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CON – Ketua Umum Pengurus Pusat Generasi Muda Nusantara Anti Narkotika (Genetika), Djaya Jumain, mengatakan, Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 adalah langkah awal Genetika berkonstribusi dalam mencegah pengunaan dan peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di Sulsel.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi Genetika sebagai lembaga anti narkotika yang baru dekarasi pada 24 Mei 2017 di Hotel Ibis Makassar.

Djaya mengatakan, relawan yang ada di desa dan kelurahan di Sulsel bertugas melakukan pencegahan bersama masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika yang kian marak saat ini dimana Indonesia dalam kondisi darurat narkoba.

“Selamatkan satu lindungi sejuta adalah tagline Genetika dalam melaksanakan tugas-tugas pencegahan yang berawal dari rumah tangga ini sementara berjalan. Dengan dukungan pemerintah daerah kami optimis 100 relawan per desa dan kelurahan dapat terwujud. Apalagi, mengunakan pola kemitraan dengan lembaga lainnya yang memiliki kepedulian,” jelasnya, Selasa (27/6).

Djaya mengatakan, selain program pencegahan dimana 20 persen adalah pengawasan di titik rawan adanya transaksi narkoba yang nyaman dan sekarang sudah ada relawan yang menjalankan tugasnya dengan standar operasional prosedur Genetika.

“Bebera relawan sudah bertugas di pintu-pintu masuk seperti pelabuhan di Sulsel dan bandara udara serta beberapa hotel, mal-mal selebihnya relawan di desa dan kelurahan, namun relawan masih terbatas,” ujarnya

Diketahui, Hari Anti Narkotika Sedunia oleh PBB diperingati sejak 26 Juni 1988 untuk melawan penyalahgunaan obat-obatan dan penjualan obat secara ilegal dengan dikeluarkannya resolusi PBB 42/112 pada 7 Desember 1987. (***)


div>