MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Realisasi PAD Torut Jauh Tertinggal

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 08 September 2017 10:45
Realisasi PAD Torut Jauh Tertinggal

Ilustrasi (int)

TORAJA UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 101, 6 miliar. Namun, hingga awal September, baru terealisasi sebesar Rp 24, 8 miliar atau sekitar 24,43 persen. Dari data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), masih ada dinas yang capaian PAD nya masih nihil yakni Dinas Informasi dan Komunikasi, dengan target Rp 96 juta, namun hingga saat ini tak ada hasil.

Kepala Bapenda Torut, Magdalena S Layuk Allo mengatakan, sepanjang tahun ini, Bapenda telah lima kali mengadakan rapat evaluasi dan koordinasi dengan SKPD pengelola PAD.

“Dalam setiap evaluasi, kadang-kadang kepala dinasnya tidak hadir dan hanya diwakili bawahannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Magdalena, dari lima kali rapat evaluasi, dilaksanakan tiga kali di ruang pola, sisanya di kantor DPRD Torut dengan komisi II sebagai mitra.

“Dalam setiap rapat, SKPD selalu berjanji namun dalam pelaksanaan realisasi PAD nya masih minim. Hanya Dinas Perikanan yang hingga saat ini malah melampaui target PAD yang ditargetkan Rp 60 juta, kini mencapai Rp 87,23 juta,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, Dinas Lingkungan Hidup juga terus berupaya mencapai targetnya dari Rp 594 juta hingga saat ini capaian PAD telah mencapai Rp 184,85 juta atau sebesar 31,12 persen. Sementara SKPD pengelolah PAD lainnya capaiannya masih dibawah dibawah 30 persen, bahkan ada yang ada dibawah 10 persen.

Ia mengungkapkan, di beberapa SKPD yang memiliki potensi PAD, pelaksanaannya masih belum maksimal.


div>