SELASA , 17 JULI 2018

Regulasi Klub Mainkan Pemain U-23 Ditangguhkan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 29 Juni 2017 21:29
Regulasi Klub Mainkan Pemain U-23 Ditangguhkan

Timnas U-23 berlatih di Lapangan SPH Karawaci. Foto: Amjad/JPNN

JAKARTA – Inkosistensi PT Liga Indonesia Baru terkait regulasi kompetisi kembali terjadi.

Setelah mengizinkan Perseru Serui berpindah-pindah kandang dalam ajang Go-Jek Traveloka Liga 1 2017, kini mereka dipastikan akan menangguhkan regulasi soal penggunaan pemain U-23.

Keputusan dari PT LIB itu sejatinya juga berasal dari inkonsistensi penerapan aturan di tubuh PSSI.

Federasi pimpinan Edy Rahmayadi tersebut di awal musim ngotot dan mewajibkan penggunaan pemain U-23, kepada seluruh klub.

Tapi, di tengah jalan, regulasi ternyata bisa diubah seenaknya sendiri oleh PSSI.

Dalam surat PT LIB kepada klub-klub pada 29 Juni terkait penangguhan penggunaan pemain U-23, dijelaskan secara gamblang bahwa perubahan aturan tersebut sebagai tindak lanjut dari surat PSSI bernomor 1601/UDN/916/VI-2017.

Dalam surat tersebut, PSSI meminta aturan penggunaan pemain U-23 ditiadakan mengingat skuat timnas U-23 sudah terbentuk dan persebaran pemain yang dipanggil ke timnas U-23 tak merata.

“Implementasi regulasi untuk memainkan pemain di bawah 23 tahun (U-23) dalam kompetisi Liga 1 2017 DITANGGUHKAN terhitung mulai 3 Juli sampai dengan 30 Agustus sehingga seluruh klub diperbolehkan memainkan seluruh pemain yang telah terdaftar,” bunyi surat keputusan dari PT LIB.

[NEXT-RASUL]

 

Namun demikian, rencana penggunaan regulasi tersebut bukan berarti dibatalkan sampai akhir musim.

PT LIB merencanakan seluruh aturan terkait regulasi pemain U-23 akan kembali dijalankan pada 1 September mendatang, usai timnas U-23 menjalani semua even kualifikasi U-23 dan SEA Games 2017 d Kuala Lumpur pada Agustus mendatang. (dkk/jpnn)


div>