MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Rekomendasi Panwas Bukan Diskualifikasi, Tim TP: Jangan Bangun Opini Menyesatkan

Reporter:

Editor:

Nunu

Sabtu , 28 April 2018 19:37
Rekomendasi Panwas Bukan Diskualifikasi, Tim TP: Jangan Bangun Opini Menyesatkan

int

PAREPARE, RAKSUL.COM — Surat rekomendasi Panwaslu ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu 26 April 2018, bukan bersifat perintah pembatalan calon (diskualifikasi).

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor urut 1 TP-Pangerang, Kaharuddin Kadir setelah pihaknya mempelajari surat rekomendasi dari Panwaslu perihal hasil laporan pendukung paslon nomor urut 2.

Taufan Pawe dituduh melakukan pelanggaran Pilkada sebelum dia cuti Pilkada. Padahal Taufan Pawe menjalankan kebijakan pemerintah pusat tentang penyaluran hak rakyat berupa beras Raskin atau Rastra, Februari lalu.

Kaharuddin mengatakan, surat yang beredar luas tersebut tidak bisa ditafsirkan bahwa itu adalah rekomendasi pembatalan pencalonan terhadap Paslon TP-Pangerang.

“Berkaitan dengan surat Panwas ke KPUD, di situ tidak ada kalimat perintah pembatalan calon kami, yang ada hanya menindaklanjuti surat tersebut,” terang Kaharuddin, Sabtu, 28 April 2018.

Dia menyayangkan ada pihak yang bernafsu dan punya ambisi besar untuk menjatuhkan citra Paslonnya demi sebuah kekuasaan.

“Pasca terbitnya surat rekomendasi itu ada pihak yang sengaja bangun opini seolah Paslon kami didiskualifikasi, itu tidak benar dan menyesatkan. Jangan terlalu bernafsu lah,” tegas Ketua DPRD Parepare ini.

Kaharuddin menjelaskan, dalam uraian surat tersebut Panwas tidak melampirkan adanya hal yang membuktikan indikasi pelanggaran seperti yang dilaporkan.

Namun lebih kepada rekomendasi agar pihak KPUD kemudian melakukan kajian dan analisa.

“Kami percaya KPUD, mereka tidak gegabah menyikapi surat rekomendasi itu, karena butuh kajian yang mendalam termasuk harus ada pendapat dari ahli,” jelasnya.

Ketua Harian DPD II Golkar Parepare itupun meminta masyarakat Parepare dan para pendukung paslon nomor urut 1 (Taufan-Pangerang) untuk tetap tenang dan solid.

Kaharuddin juga meyakinkan masyarakat Parepare khususnya pendukung, bahwa kebenaran akan terungkap di tengah penzaliman terhadap Paslonnya.

“Ya, mari kita tenang menunggu kesimpulannya. Situasi ini memang merugikan Paslon kami namun kami bersabar. Kita harap masyarakat jangan terkontaminasi dengan issu sesat. Yakinlah kebenaran terungkap meski pendzaliman itu terus dilakukan oleh kelompok yang ambisi kekuasaan,” ungkap Kaharuddin. (rls).


div>