SELASA , 12 DESEMBER 2017

Resnarkoba Polrestabes Makassar Gagalkan Peredaran Puluhan Gram Sabu

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

Muh Sophian AS

Senin , 27 November 2017 19:57
Resnarkoba Polrestabes Makassar Gagalkan Peredaran Puluhan Gram Sabu

Kasat Resnarkoba, Kompol Diari Estetika saat menggelar rilis penangkapan delapan orang pelaku peredaran dan penyalahguna narkoba di Polrestabes Makassar, Senin (27/11)

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Sedikitnya delapan orang pelaku peredaran dan penyalahguna narkoba diamankan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar di enam tempat kejadian perkara.

Kasat Resnarkoba, Kompol Diari Estetika mengatakan delapan pelaku yang berhasil diamankan di enam TKP merupakan sindikat jaringan narkoba. “Kami Sat Resnarkoba Polres Makasaar mendukung operasi Bersinar Lipu yang dilaksanakan Polda Sulsel. Sejak hari Kamis, kami melakukan pengungkapan di 6 TKP dengan jumlah tersangka 8 orang terkait dengan sindikat atau jaringan yang berbeda-beda,” urainya saat menggelar Rilis di Porlestabes Makassar, Senin (27/11).

Diari menambahkan, pengungkapan delapan tersangka yang terlibat kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkotika ini juga merupakan hasil Operasi Bersinar Lipu 2017 yang berlangsung sejak 14 November. Pengungkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat dan pengembangan hasil tangkapan sebelumnya. “Temuan di lapangan dari informasi masyarakat dan kami di backup juga dari jajaran Resmob serta Patmor. Ada dua orang yang ditangkap oleh Patmor satuan Shabara kemudian kami kembangkan,” ungkapnya

Pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini, pihaknya berhasil mengamankan 50 gram sabu dari tangan pelaku Ari alias Aseng. Sedangkan untuk jaringan Kabupaten Jeneponto sebanyak 20 gram sabu dari tangan Hidayat Andai (18) warga Jalan Agang Jene, kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto dan rekannya yaitu Muh Adan (27) warga Jalan Kelara, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. “Ada BB (Barang Bukti) atas nama Ari alias Aseng kurang lebih 50 gram, untuk jaringan kabupaten Jeneponto kurang lebih 20 gram,”katanya

Selain itu, ia juga menyebutkan menjelang tahun baru pihaknya akan terus melakukan langkah penekanan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Terlebih pikahnya telah mengajak masyarakat memerangi narkoba hingga ke kalangan siswa di beberapa Sekolah.

“Terkait jelang akhir tahun, kami tetap laksanakan, sepanjang tahun perang terhadap narkoba, kami juga melakukan berbagai sosialisasi penyuluhan ke sekolah-sekolah maupun ke masyarakat dari bebagai jenis Profesi. Kami sosialisasikan terus dan untuk giat kepolisian pasti kami tingkatkan dan akan terus memerangi peredaran dan penyalahgunaan Narkotika,” terangnya

Berdasarkan data, tingkat peredaran dan penyalahgunaan Narkoba sepanjang tahun 2017 ini telah mencapai sebanyak 350 kasus dari 50 orang tersangka dan 20 orang anak usia dini. “Kurang lebih ada 350 kasus yang kami tangani sampai hari ini dan kurang lebih 500 tersangka yang kami kirim atau diproses dengan pasal Undang-undang Narkotika maupun Undang-undang Kesehatan dan keterlibatan anak di bawah umur ada sampai kurang lebih 20 orang ada yang berperan sebagai penyalahguna ada juga yang jadi kurir,” katanya. (*)


div>