MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Respon Cepat Danny Sikapi Keterlambatan Gaji Petugas Kebersihan

Reporter:

Editor:

dedi

Jumat , 24 Maret 2017 19:59
Respon Cepat Danny Sikapi Keterlambatan Gaji Petugas Kebersihan

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto merespon cepat keluhan petugas kebersihan yang mengalami keterlambatan penerimaan gaji dan biaya operasional selama tiga bulan, sejak Januari hingga Maret 2017.

Wali Kota Makassar pun mengundang langsung para pejuang kebersihan tersebut ke kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Makassar, Jumat (24/3).

“Saya undangki ini semua untuk mendengar kebenaran informasi soal para petugas kebersihan yang sudah tiga bulan tidak terima gaji,” ujar Danny sapaan akrab walikota.

Salah satu petugas kebersihan, Ancu yang ditemui mengakui jika sudah tiga bulan ini, dia dan petugas lainnya belum menerima gaji. Sementara kebutuhan sehari-hari juga menuntut untuk segera dipenuhi seperti makan, sekolah anak hingga bayar kontrakan.

“Iye, sudah tiga bulan maki ini belum gajian. Jangankan bayar kontrakan, kalau begini makan pun susah. Mudah-mudahan Pak Wali bisa segera berikan solusinya kasian. Karna tiap hari jaki ini kerja angkut sampah,” beber Ancu, yang merupakan petugas kebersihan di Kecamatan Mamajang.
[NEXT-RASUL]
Usai mendengar langsung dari petugas kebersihan, Danny juga langsung mengumpulkan seluruh camat se-Kota Makassar untuk membicarakan persoalan tersebut.

Usai shalat jumat, Danny mengumpulkan seluruh camat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Abd Gani Sirman, Sekertaris Badan Pendidikan, Pelatihan (Badiklat) dan Pengembangan SDM Basri Rahman, dan Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan (BPAK) Erwin Haiyya.

“Tersendat di persyaratan administrasi karena ada peralihan dari Dinas Kebersihan ke kecamatan,” tegas Danny.

Diketahui, petugas kebersihan di Makassar berjumlah 128 orang yang berasal dari Dinas Kebersihan. Setelah Dinas Kebersihan dilebur ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pelimpahan petugas kebersihan dari DLH ke 14 kecamatan yang jumlahnya berbeda setiap kecamatan.

Diantaranya kecamatan Mamajang 9 orang, Biringkanayya 11 orang, dan Panakkukang 13 orang. Nasib ke – 128 petugas kebersihan diputuskan sore ini. Wali Kota Danny menginstruksikan camat, Kepala DLH, Kepala Badiklat dan Pengembangan SDM, serta Kepala BPAK merampungkan persyaratan administrasi pembayaran gaji dan Tunjangan Operasional (TO) 128 petugas kebersihan.


div>