RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Respon Golkar Ical Membelot ke Anies-Sandi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 20 April 2017 11:39
Respon Golkar Ical Membelot ke Anies-Sandi

Aburizal Bakrie

RAKYATSULSEL.COM – DPP Partai Golkar segera memanggil Aburizal Bakrie (Ical) yang menjabat Ketua Dewan Pembina. Tujuannya, untuk membahas secara internal soal langkah mantan ketua umum sebelum Setya Novanto itu terkait Pilkada DKI Jakarta.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, DPP Partai Golkar jelas menyoal kehadiran Ical ke rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk merayakan kemenangan paslon Anies-Sandi.

Idrus mengaku, langkah yang diambil Ical itu akan dibahas di internal partai. Sebab, Partai Golkar sejauh ini konsisten mendukung satu pasangan calon yakni, Ahok-Djarot.

”Saya kira nanti akan kita bicarakan di internal Golkar karena seperti biasa Partai Golkar hanya mendukung satu paslon,” ungkapnya saat ditemui di perhitungan Ahok-Djarot di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

Idrus menegaskan, jika ada kader yang berbeda dengan kebijakan partai tentu akan dibicarakan secara internal di Golkar. ”Lihat saja nanti ya, yang jelas akan kita bicarakan di internal,” imbuhnya seperti diberitakan INDOPOS (Jawa Pos Group).

Diketahui, Ical hadir di antara pimpinan dan tokoh partai politik (parpol) pengusung dan pendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, di kediaman Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Ical juga mengaku, kedatangannya untuk merayakan keunggulan sementara Anies-Sandi berdasarkan hasil hitung cepat tidak mewakili partai berlambang pohon beringin, melainkan sebagai pribadi.

”Pribadi, saya diundang oleh Pak Prabowo, untuk hadir di sini. Nggak (dari Golkar, Red) dong,” kilahnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu tidak merasa bersalah terhadap partainya, meski memberikan dukungan kepada paslon lain. ”Kenapa merasa bersalah? Kan diundang, datang. Bahwa Jakarta damai seperti ini kan semua senang lah,” pungkasnya.

Ical menegaskan, dirinya tetap setia dan loyal kepada partainya. ”Namun, ini adalah pilihan hati. Sebagai kader partai saya setia dan loyal,” tandasnya.


div>