SELASA , 18 DESEMBER 2018

Ribuan Peserta Sepeda Nusantara Sambangi Luwu Timur

Reporter:

Lukman

Editor:

Senin , 13 Agustus 2018 12:20
Ribuan Peserta Sepeda Nusantara Sambangi Luwu Timur

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler saat menyerahkan hadiah kepada salah satu peserta sepeda nusantara.

MALILI, RAKYATSULSEL.COM – Kawasan City Center Luwu Timur di padati ribuan peserta Sepeda Nusantara 2018. Mereka datang dari berbagai komunitas sepeda, baik dari Luwu Timur, Luwu, Luwu Utara dan komonitas sepeda kota Palopo.

Kegiatan bersepeda ini diprogramkan Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan sepeda nusantara ini resmi di buka Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler. Turut hadir Asisten Deputi Bidang Wawasan Kepemudaan, Arifin Majid, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama istri, dr. Ani Nurbani Irwan, Kapolres Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi, beberapa kepala OPD, Pimpinan BUMN, Bank, dan Manajemen PT. Vale Indonesia.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemenpora menunjuk Kabupaten Luwu Timur sebagai tuan rumah pelaksanaan Sepeda Nusantara.

“Luwu Timur masuk sebagai salah satu dari 60 Kabupaten/Kota yang se-Indonesia yang ditunjuk menggelar kegiatan sepeda nusantara. Jadi untuk Sulawesi Selatan, Luwu Timur dipercaya sebagai tuan rumah,” kata Husler, Minggu (12/08/2018).

Lanjut Husler, bersepeda memang perlu dibudayakan di masyarakat. Menurutnya, selain alat transportasi murah, bersepeda juga ramah lingkungan dan yang paling penting sangat bermanfaat menjaga kebugaran tubuh. Hal ini juga sejalan dengan harapan Kemenpora melalui programnya “Ayo Berolahraga”.

“Manfaat lainnya dari kegiatan sepeda nusantara ini juga merupakan wadah untuk membangun kebersamaan dan menjaga persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Dalam kegiatan itu pula, orang nomor satu di Luwu Timur ini mencanangkan untuk dimulainya momentum gerakan bersepeda kesekolah dan ke kantor. “Kalau bisa dalam sepekan ada satu atau dua hari kita semua manfaatkan untuk bersepeda baik kesekolah ataupun ke kantor. Dengan semakin banyak masyarakat yang bersepeda, itu berarti bahwa akan semakin banyak masyarakat yang sehat di Luwu Timur,” tutupnya.

Asisten Deputi Wawasan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Arifin Majid mengatakan, sepeda nusantara merupakan program Kemenpora untuk meningkatkan budaya hidup sehat di masyarakat pasalnya tingkat kebugaran masyarakat Indonesia baru sekitar 14 persen dan idealnya semestinya 20 persen.

“Harapan bapak Menteri, kegiatan sepeda nusantara bisa dibudayakan. Ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga dan meningkatkan cakupan tingkat kebugaran tubuh masyarakat,” kata Arifin.

Arifin juga menyampaikan rasa bangga atas antusias masyarakat di Luwu Timur yang menurutnya sukses melaksanakan kegiatan sepeda nusantara dengan aman, lancar dan meriah.

“Terima kasih atas antusias masyarakat untuk mengikuti sepeda nusantara. Kami juga mohon doa agar pelaksanaan Asian Games 2018 dalam waktu dekat ini bisa berjalan sukses, lancar dan aman,” tandasnya.

Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Luwu Timur, Hamris Darwis mengatakan, kegiatan sepeda nusantara ini diikuti sekitar 1500 peserta, dimana target yang diberikan Kemenpora hanya 1000 orang.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik terhadap kegiatan ini. Untuk 1000 pendaftar pertama mendapatkan baju, snack dan undian. Sedangkan peserta yang lebih 1000 hanya mendapatkan snack dan kupon undian,” katanya.

Dalam event Sepeda nusantara bertajuk etape Bumi Batara Guru ini juga dimeriahkan berbagai hadiah dan doorprize berupa puluhan sepeda, kulkas, tv, hingga hadiah hiburan berupa handphone. (hms)


div>