RABU , 19 DESEMBER 2018

Ribuan Warga Miskin di Parepare Terima Bantuan Stimulan

Reporter:

Niar

Editor:

Kamis , 15 Juni 2017 13:49
Ribuan Warga Miskin di Parepare Terima Bantuan Stimulan

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe saat menyerahkan bantuan sembako kepada para lansia, di Lapangan Tennis Rujab Wali Kota Parepare, Kamis, (15/6).

PAREPARE, RAKSUL.COM-Sebanyak 1.938 warga miskin menerima bantuan stimulan dari Pemerintah Kota Parepare, di Lapangan Tennis Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Kamis, (15/6).

Bantuan yang diserahkan langsung Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe ini merupakan bantuan yang bersumber dari APBD 2017 melalui Dinas Sosial dengan menelan anggaran sebesar Rp 3.4 miliar.

Dana bantuan tersebut diperuntukkan kepada 1.938 Kepala Keluarga (KK), yang terdiri dari 1.493 KK fakir miskin, 25 KK wanita rawan sosial ekonomi, dan 420 KK lanjut usia (lansia) dengan jenis bantuan yang berbeda-beda.

Fakir miskin dan wanita rawan sosial ekonomi menerima bantuan sarana dan prasarana atau peralatan usaha, sementara warga lansia menerima bantuan sembako.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Parepare, Hj Irma menguraikan, khusus bantuan peralatan usaha, pihaknya menyiapkan 25 jenis peralatan usaha yang diperuntukkan bagi 25 KK warga miskin rawan sosial ekonomi. Peralatan untuk jenis usaha yang dimaksud, masing-masing, usaha menjahit, makanan siap saji, perbengkelan, bor air, tata rias rambut, usaha abon, fotocopy, foto shoting, sablon, pengrajin dari ban bekas, bengkel las, servis elektornik, pembuatan souvenir, pencucian motor, mobil dan helm, parut kelapa, kursi meja untuk masyarakat, usaha warung kopi, pertukangan aluminium, interior bangunan rumah, cutting sticker, nelayan, pembuatan kue kering dan basah, campuran, pertukangan kayu, dan peralatan pertukangan batu.

“Data warga miskin yang menerima adalah data yang bersumber dari kelurahan. Namun tidak serta-merta kita terima begitu saja, kami dengan faskel turun kembali ke lapangan. Kalau ada yang tidak layak, kita coret dan kita ganti,” ujar Hj Irma, dibenarkan Rio Patriot, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinsos.

Selain bantuan tersebut kata Irma, akan menyusul lagi bantuan kube bagi Program Keluarga Harapan (PKH) yang diperuntukkan bagi 30 kelompok, masing-masing 10 KK atau 300 KK. “Dan juga menyusul warung/jasa bagi 5 kube atau 50 orang.

Sementara itu, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan bukti kepedulian Pemkot Parepare kepada warganya yang membutuhkan.

“Kepedulian Pemkot terjawab sudah bahwa konsep kepedulian itu berasas dan bernuansa pemerataan dan keadilan. Bentuk kepedulian tidak boleh tidak. Pemerintah yang profesional adalah pemerintah yang memikirkan rakyatnya,” jelas Taufan Pawe.
[NEXT-RASUL]

Taufan Pawe berharap Kepala organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar dapat terus memantau dan melakukan updating data penerima bantuan.

“Tahun depan anggaran bantuan ini akan kita tingkatkan. Namun saya berharap kepada OPD terkait agar memperbaiki validasi datanya,” papar Taufan.

Sebelum menyerahkan bantuan, Taufan mengecek langsung kantongan yang berisi sembako untuk para lansia. Pengecekan tersebut dilakukan Taufan untuk memastikan isi kantongan yang diterima warga sesuai.

“Saya mau cek langsung isi kantongannya, kalau ada yg kurang, ada yang ceko-cekoakki ise’na kantongan ini saya suruh gantikanki 10,” seru Taufan sembari diikuti tepuk riuh dari penerima yang mayoritas sudah paruh baya.

“Saya sudah perintahkan ke Pak Muhlis (Kepala Dinsos, red) untuk diantarkan ke rumahta’ karena ini berat sekali,” kata Taufan, sekali lagi membuat para lansia dan ribuan warga miskin tersebut terharu.

“Sukkuru’ lanre’ki nak, engkana ipake malleppe,” aku Wa’ Sundu, warga Kelurahan Cappa’ Galung, Kecamatan Bacukiki Barat dengan bahasa Bugis yang berarti mengutarakan rasa syukur atas bantuan yang diterima sehingga dirinya bisa menggunakan bantuan tersebut untuk keperluan lebaran. (nia)


Tag
div>