MINGGU , 24 JUNI 2018

Rilis CRC, Unggul di 21 Kelurahan, Elektabilitas TP Kian Melambung

Reporter:

Anastasya

Editor:

Ridwan Lallo

Minggu , 27 Mei 2018 15:50
Rilis CRC, Unggul di 21 Kelurahan, Elektabilitas TP Kian Melambung

int

– Dari 63.8 Meningkat Menjadi 68.3 Persen

PAREPARE, RAKSUL.COM–Elektabilitas atau tingkat keterpilihan pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe-Pangerang Rahim (TP) kian meningkat.

Terbaru, Lembaga riset, Celebes Research Center (CRC) mengumumkan hasil survei untuk Pilkada Parepare yang dilakukan pada tanggal 5 hingga 13 April 2018, bulan lalu.

Dari hasil survei itu, elektabilitas paslon nomor urut 1 TP berada di angka 68,3 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan dibanding hasil survei sebelumnya yang hanya berada pada angka 63.8 persen yang dirilis Desember 2017 lalu.

Elektabilitas paslon TP ini, unggul dibanding paslon nomor urut 2, Faisal A Sapada-Asriady Samad (FAS) yang berada di angka 25,0 persen.

Sementara swing voters atau Pemilih mengambang yang belum menentukan pilihan hanya berkisar 6,7 persen.

Direktur Riset CRC, A. Wahyudin Abbas M.Si, Minggu, 27 Mei 2018, mengatakan, keunggulan TP berdasarkan hasil survei itu terpotret di semua kecamatan yang ada di Parepare.

Untuk kelurahan kata dia, TP mendominasi di 21 kelurahan dari 22 kelurahan yang ada di Kota Parepare.

Dalam riset ini lanjut Wahyudin, lingkup penelitian, yaitu seluruh masyarakat di Kota Parepare yang sudah memiliki hak pilih yakni berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Dalam survei itu, pihaknya menggunakan sampel sebanyak seribu responden, dengan metode penarikan sampel multistage random sampling dengan margin eror kurang lebih 3 persen.

“Toleransi kesalahan dugaan +/- 3,0 persen pada selang kepercayaan 95,0 persen. Sampel berasal dari empat kecamatan di Parepare yang terdistribusi secara proporsional,” ujar Direktur Riset CRC, A. Wahyudin Abbas M.Si, Minggu, 27 Mei 2018.

Dia menjelaskan, pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung atau face to face, melalui kuesioner.

“Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih atau spot check,” lanjut Wahyudin.

Responden ini berasal dari berbagai latar belakang pendidikan. Mulai dari tidak bersekolah, tamat SD, tamat SMP, tamat SMA, hingga berkuliah dan tamat perguruan tinggi. Terbanyak adalah tamatan SMA, 40,4 persen.

Elektabilitas TP yang kian meningkat tersebut dipengaruhi oleh faktor kinerja. Kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Taufan Pawe saat menjabat sebagai Wali Kota Parepare empat tahun lebih, menjadi alasan utama.

“Hasil survei memaparkan alasan utama pemilih dalam menentukan pilihannya yang terbanyak adalah karena calon sudah terbukti kinerjanya. Itu di angka 49,8 persen. Calon yang membawa harapan baru dipilih 9,1 persen responden. Sisanya, calon sederhana atau merakyat dipilih 5,9 persen responden, banyak membantu masyarakat 3,5 persen, dan berpengalaman di pemerintahan 2,9 persen,” urainya.

Andi Wahyudin Abbas mengungkapkan, para responden juga tampaknya sudah tidak akan mengubah pilihannya, jika Pilkada dilakukan saat ini. Terbukti, sebanyak 64,2 persen responden yang menyatakan tidak akan berubah pilihannya.

“Yang masih memungkinkan berubah 23,5 persen, sementara yang tidak menjawab 12,3 persen. Strong voters atau dukungan kuat Taufan Pawe-Pangerang Rahim juga besar yakni 53,6 persen. Sementara Faisal A Sapada-Asriady Samad 19,7 persen,” terang Wahyudin.

Hasil survei juga menunjukkan, tingkat popularitas TP 99,5 persen dengan tingkat kesukaan 87,5 persen. Sementara Faisal A Sapada popularitasnya 97,3 persen dengan tingkat kesukaan 78,4 persen.

“Untuk wakil, Pangerang Rahim memiliki popularitas 84,5 persen dengan tingkat kesukaan 69,3. Berbanding Asriady Samad yang popularitasnya 74,7 persen dengan tingkat kesukaan 55,4 persen,” paparnya. (MP1)


div>