MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Rindu yang Berkelana

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Kamis , 26 April 2018 22:03
Rindu yang Berkelana

Andi Ayu Sriwahyuni

Waktu berlalu tanpa pamit
Engkau pun berlalu bersama sang waktu
Kududuk merenung menanti senja
Namun senja berlalu di telan malam
Menyisakan kenangan yang menusuk kalbu
Tercabik-cabik bagai kertas yang meleleh di tengah sungai

Harapan itu salah, impian itu musnah
Kau hanyalah pepesan kosong yang tertuang dalam cerita rakyat
Kubujuk pikiran untuk menyatu dengan perasaan
demi mempertahankan rindu ini padamu
agar dapat kugapai dalam penantianku

Tapi rindu ini semakin kurayu
Semakin kubujuk, namun asaku menjadi luluh lanta diterpa badai
Kian ku arungi perjalanan hidup ini
Rupanya tersimpan misteri yang tak bisa kumaknai dalam diriku
Ketika kucoba mengamati dengan logika
Kuhitung dengan peramalan statistik

Belakang kusadari bahwa
Rindu ini ternyata sudah beranjak dan berkelana ke tempat lain.

Oleh : Andi Ayu Sriwahyuni
Mahaiswa Universitas Negeri Makassar


div>