SENIN , 16 JULI 2018

RisetNU: Tiga Tokoh NU ini Layak Pimpin Sulsel

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 14 Januari 2016 17:10

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemilihan Gubernur Sulsel masih dua tahun ke depa. Namun bursa kandidat untuk meraih kursi empuk nomor satu di provinsi ini telah memunculkan sejumlah nama.

Kali ini, Lembaga Riset Kebijakan Publik dan Politik Nusantara (RisetNU), merilis hasil survei pemetaan opini dan politik jelang Pilgub Sulsel 2018 yang dilakukan di kantong basis massa Nahdliyin (sebutan untuk massa NU). Hasil survei itu memunculkan 3 nama.

Mereka adalah, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, Elit DPP PPP Andi Djamarro Dulung dan Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad.

Koordinator Peneliti RisetNU, Andi Sultan mengatakan, survei ini menggunakan teknik multistage random sampling yaitu responden dipilih berdasarkan acak dengan tingkat keterwakilan yang proporsional di masing-masing kabupaten di sejumlah kecamatan yang berdomisili di kantong Nahdliyin.

Survei memiliki tingkat kepercayaan 97% dengan margin of error ± 3,2%. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, kata dia, tiga nama ini layak untuk menjadi pemimpin Sulsel dalam survei dengan segmen pilihan warga NU.

Jawaban responden warga NU, popularitas Agus Arifin Nu’mang sebanyak 97,7 persen. di bawah popularitas Wakil Gubernur ini, kata Sultan, Mantan Anggota DPR-RI, Andi Djamarro Dulung dengan populartias 78,16 persen dan disusul Azhar Arsyad sebanyak 47,5 persen, survei dilakukan pada 1-7 Januari 2016.

“Ada dua syarat mutlak yang dipilih menjadi responden, pertama memiliki hak pilih di Sulsel dan kedua menjadi warga NU,” ungkapnya.

Sedangkan yang menginginkan calon Gubernur dengan karakter memiliki integritas atau kejujuran sebanyak 37,46 persen dan hormat kepada tokoh agama dan memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan secara tepat dan cepat serta tegas masing-masing sebanyak 21,82 persen dan 19,17persen. Sementara yang menginginkan calon Gubernur Sulsel berwawasan luas sebanyak 18,79 persen.

Zulkarnain, peneliti Lembaga RisetNU lainnya menyampaikan, Pemetaan ini dilakukan dengan dengan populasi warga NU di Sulsel. Jumlah sampel yang di wawancarai yaitu 414 responden.

Menurutnya, kekuatan NU tak boleh dinafikan, ketiga tokoh tersebut layak dan punya potensi untuk ikut dalamperhelatan pilgub sulsel 2018. “Mereka punya jaringan dan basis sosial yang yang bisa menjadi kekuatan untuk turut berpentas pada Pilgub 2018,” tandasnya.


div>