SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Road Race Sahabat Muda MB ‘Makan’ Korban

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Minggu , 04 Desember 2016 13:09
Road Race Sahabat Muda MB ‘Makan’ Korban

Pembalap bersiap di garis star pada road race yang diselenggarakan Sahabat Muda Muslimin Bando (MB), Minggu (4/12). Pada hari pertama road race sempat 'makan' korban dengan meninggalnya salah seorang pembalap asala Kabupaten Bone, Iskar HU (23), usai mengalami kecelakaan. foto: abd azizi taba/rakyatsulsel.

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Road race yang diselenggarakan Sahabat Muda Muslimin Bando (MB) memakan korban. Iskar HU (23), pembalab asal Kabupaten Bone terjungkal dari motornya, saat adu cepat dengan pembalap lainnya di arena balapan di tengah kota Enrekang, Sabtu (3/12).

Iskar yang turun di kelas matic bore up menggunakan motor Honda Beat, ini gagal melanjutkan putaran berikutnya.

Menurut salah seorang penonton Zulfiqar, pembalap asal Bone tersebut tidak mampu mengendalikan laju kendaraananya saat memasuki tikungan zig zag di dekat Warkop Latimojong.

“Apalagi, kondisi jalan licin akibat hujan saat berlangsung balapan,” ujar Zulfikar yang masih berstatus pelajar ini.

Dengan sigap petugas dan panitia segera membawa Iskar ke RSU Massenrembulu untuk mendapatkan pertolongan medis. Dikabarkan ada sedikit keretakan tulang di bagian leher.

Meski ada korban di hari pertama, road race tetap dilanjutkan sesuai rencana yang akan berlangsung hingga hari ini, Minggu (4/12).

Tidak kurang dari 300 pembalap lokal Enrekang maupun pembalap dari kabupaten lainnya di Sulsel. Tolal Hadiah yang diperebukan mencapai Rp100 juta dan dua motor sebagai hadia utama.

Lomba adu kecepatan mesin ini sendiri dibuka langsung Bupati Enrekang Muslimin Bando, yang didampingi Sekda Chairul Latanro, dan Kapolres Enrekang AKBP Witarsa Aji.

Muslimin Bando dalam sambutannya mengharapkan, dari ajang ini, akan lahir pembalap pembalap handal yang bisa mengangkat nama baik Kabupaten Enrekang di ajang yang lebih bergengsi lagi.

“Dari even ini kita berharap munculnya bakat-bakat baru di dunia balap Enrekang yang nantinya bisa mengharumkan nama Massenrempulu,” kata Muslimin

Tidak mau ketinggalan ormas Pemuda Pancasila (PP) Enrekang juga menurunkan tim balapnya. Tercatat 22 pembalap muda berbakat yang turun gelanggang beradu nyali dan keterampilan menunggangi kuda besi ini.

“Pemuda Pancasila akan terus membina pemuda Enrekang agar bisa juga berprestasi di bidang olah raga maupun di bidang lainnya. Kami mefasilitasi pemuda untuk mengembangkan bakatnya,” ungkap Chairul Latanro, Ketua PP Enrekang, yang juga Sekda Enrekang ini. (***)


div>