SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Rp5,9 Triliun, Uang Beredar Selama Ramdhan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 26 Mei 2017 19:19
Rp5,9 Triliun, Uang Beredar Selama Ramdhan

Suasana acara high level meeting dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPDI) Sulsel, di kantor Gubernur Sulsel, Jumat (26/5). Foto: Ashar/RakyatSulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso  mengatakan, ada peningkatan penyebaran uang untuk ramdhan tahun 2017 ini, yakni mencapai Rp5,9 triliun. Hal ini meningkat jika dibandingkan dengan 2016 lalu, yaitu Rp4,5 triliun.

“Dalam rangka bulan ramdhan, uang beredar di Sulsel sangat meningkat, Rp5,9 triulin,” kata Bambang saat memberikan laporan di acara high level meeting dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPDI) Sulsel, di kantor Gubernur Sulsel, Jumat (26/5).

Dia menambahkan, alasan meningkatkanya penyebaran uang itu salah satu indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi Sulsel yang sangat tinggi yang mencapai 7 persen yang melampaui secara nasional, serta permintaan masyrakat yang juga makin banyak.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo sangat mengapresiasi atas upaya dan kinerja yang dilakukan oleh direksi BI, karena hal ini sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Pemprov Sulsel.

“Kita persiapkan itu, tadi saya juga panggil BRI saja sudah menurunkan Rp1,8 tiruliun artinya sangat wajar. perputaran uang banyak rakyat bisa berdangang di banyak wilayah, sebut saja ambon, dan lain sebagainya,” tutunrya.

Menurutnya, pihaknya terus berupaya menekan inflasi di Sulsel, karena dalam menyikapi itu tidak semudah apa yang akan dihadapi.

“Kita berusaha tidak inflasi, faktor inflasi sudah dibicarakan, dalam menyikapi itu tidak semudah apa yang kita bayangkan setidaknya sudah ada upaya yang kami lakukan untuk menekan inflas dalam bulan ramdhan. nanti kiat bicara-bicara, harga gula turun, BBM bersoal di pulau-pulau, kita liat satu persatu,” jelas SYL


div>