SENIN , 10 DESEMBER 2018

RPP “Mappamacca” Diharap Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Reporter:

Editor:

Niar

Kamis , 23 Maret 2017 17:13
RPP “Mappamacca” Diharap Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Ketua KPUD Provinsi Sulawesi Selatan Iqbal Latif, saat memberikan pengarahan dalam launching  Rumah Pintar Pemilu (RPP) "Mappamacca" KPU Kota Parepare, Kamis (23/03/2017). 

PAREPARE, RAKYASULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parepare melaunching Rumah Pintar Pemilu (RPP) “Mappamacca” (mencerdaskan,red.), sekaligus menggelar Kelas Demokrasi untuk pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, Kamis (23/03/2017). Kegiatan dihadiri oleh Ketua KPUD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Iqbal Latif, Divisi Hukum KPUD Sulsel, Haerul Mannan, dan sejumlah perwakilan partai politik (parpol), tokoh pemuda, dan aktivis se-Kota Parepare serta perwakilan KPU dari berbagai daerah.

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan, Sumber Daya Manusia (SDM), dan Hubungan Kelembagaan KPU Parepare, Mursalin Muslimin, mengatakan, RPP merupakan bagian program nasional dari KPU, sekaligus hadir sebagai jawaban untuk memperoleh informasi, dan sarana terkait Pemilu, meningat pentingnya demokrasi dan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan.

“RPP juga sebagai salah satu wahana yang bisa dikunjungi masyarakat, untuk menambah wawasan terkait perkembangan seputar Pemilu maupun demokrasi secara umum. Dengan harapan, pada masa akan datang, KPU secara kelembagaan, dapat menjadikan RPP sebagai sumber untuk mencerdaskan masyarakat dalam berdemokrasi,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk Kelas Demokrasi, diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan, dan hadir sepanjang adanya KPU. Dengan tujuan, lanjutnya, untuk menghadirkan demokrasi berkualitas. “Kami sudah susun silabus, kurikulum, sesuai standar pemahaman masyarakat yang membutuhkan informasi Pemilu dan demokrasi‎,” ujarnya.

Sementara, Ketua KPU Parepare, Nur Nahdiyah, mengungkapkan, hadirnya RPP juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pemilu. Apalagi, paparnya, sejumlah program yang telah dicanangkan seperti, diskusi politik, diskusi demokrasi, dan berbagai macam sosialisasi Pemilu yang melibatkan semua elemen masyarakat, tengah dipacu dan intens dilakukan.

“Karenanya, kami menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada tahun 2018 mendatang sebesar 85 persen. Adanya RPP juga sebagai wadah untuk sosialisasi bagi parpol, untuk turut melaksanakan pendidikan demokrasi. Yang pasti, kami sangat terbuka untuk masyarakat,” terangnya.

Sedangan, Ketua KPUD Sulsel, Muh. Iqbal Latief, menegaskan, salah satu yang menjadi kendala secara nasioank saat ini yaitu, perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP). Pasalnya, kata dia, hal tersebut sangat menentukan validasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam even Pemilu yang ada. Dikhawatirkan, katanya, masyarakat harus kehilangan hak pilihnya hanya lantaran tidak melakukan perekaman e-KTP.

“Kami berharap, RPP tersebut juga menjadi wadah sosialisasi kepada masyarakat, supaya bisa segera melakukan perekaman. Di samping, kerjasama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sebagai instansi yang berwenang untuk jemput bola dan turut menggenjot sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan perekaman,” tandasnya. (Luki)


Tag
div>