SABTU , 15 DESEMBER 2018

RS Awal Bros Makassar “Cuekin” Peserta BPJS Kesehatan

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 13 September 2017 23:15
RS Awal Bros Makassar “Cuekin” Peserta BPJS Kesehatan

Andi Darwis, pengguna BPJS Mandiri Klinik mengeluhkan pelayanan RS Awal Bros.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rumah Sakit (RS) Awal Bros Kota Makassar kembali menuai protes keras warga. Salah satu warga yang mengharapkan pelayanan prima justru merasa kecewa terhadap pelayanan di RS tersebut.

Warga yang diabaikan, beralasan karena pelayanan di RS milik Aksa Mahmud ini, dinilai tidak cepat tanggap dan kurang memuaskan. Apalagi, ditambah biaya perawatan yang terbilang mahal.

Bahkan kesan diskirminatif terlihat mencolok saat melayani pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan pasien umum lain, sehingga diterlantarkan yang membutuhkan perawatan.

Salah satu warga BTN MinahasaUpa, Andi Darwis, pengguna BPJS Mandiri Klinik ortopedi (tulang) mengatakan sangat kecewa dan mengelu atas tindakan tenaga medis spesialis di RS tersebut yang mengabaikan pasien.

“Pelayanan di RS Awal Bros sangat buruk dan mengecewakan. Saya sebagai masyarakat pengguna BPJS merasa di terlantarkan oleh dokter, dengan berbagai alasan yang tidak jelas,” keluh Andi Darwis saat mengunjungi Kantor Harian Rakyat Sulsel, Rabu (13/9) malam.

Wakil Ketua Apindo Sulsel ini harus merasakan pahitnya pelayanan yang kurang maksimal di rumah sakit itu. Rabu (13/9) dini hari. Dirinya sudah dijanjikan dokter spesialis RS Awal Bros untuk memeriksa sakit otot atau tulang. Namun tak kunjung dijumpai, bahkan dirinya disuruh menunggu hingga malam. Dirinya terpaksa harus berjuang mencari rumah sakit lain sebagai solusi untuk kesehatan.

“Bayangkan saya disuruh menunggu berjam-jam, hampir empat kali saya pulang pergi di RS Awal Bros sampai malam untuk berobat. Tidak dilayani dengan baik, bahkan dokter tidak di tempat, ini juga sangat merugikan saya yang membutuhkan pertolongan. Ini perlu pembenahan,” katanya.

Diketahui, pelayanan kesehatan berkaitan dengan BPJS di Provinsi Sulsel (Sulsel) masih saja menjadi ancaman tersendiri bagi masyarakat.


div>