SENIN , 18 JUNI 2018

RS Lakipadada Bangun Gedung Baru

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 05 September 2012 11:02

RAKYAT SULSEL . TANA TORAJA – Dalam mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien yang akan menggunakan jasa pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada, maka pihak rumah sakit akan menambah ruang pelayanan rawat inap terutama fasilitas ruangan VIP (Very Important Person) sebanyak 17 ruangan.

Menurut Direktur RSUD Lakipadada, dr. Rudhy Andi Lolo, M.Kes, bahwa saat ini tengah dibangun gedung baru yang dilengkapi dengan 17 ruangan VIP dan 24 ruang kebidanan. Gedung yang dibangun tersebut akan menyerap anggaran Rp. 3,5 Milyar yang bersumber dari  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012.

“Penambahan ruangan memang sangat dibutuhkan karena RS. Lakipadada sering mengalami overload atau kelebihan pasien. Apalagi permintaan pasien untuk dirawat diruang pelayanan VIP cukup tinggi, sementara ruang VIP di RS Lakipadada yang tersedia saat ini sangat terbatas,” ujar Rudhy.

Menurut Rudhy, jika pembangunan ruang VIP itu telah selesai maka beberapa ruangan yang ada dirumah sakit itu akan berubah fungsi, rencananya ruangan VIP yang ada saat ini akan dijadikan ruangan kelas I dan II, sementara ruang pelayanan kelas I dan II serta ruang kebidanan maupun ruang interna akan dijadikan ruang pelayanan kelas III.

Dijelaskan bahwa saat ini RS Lakipadada hanya memiliki 153 tempat tidur, dan dalam kurun waktu dua bulan terakhir RS Lakipadada mengalami lonjakan yang cukup signifikan sehingga pasien rawat inap melebihi daya tampung. Bukan hanya ruangan pelayanan VIP saja overload akan tetapi juga ruang pelayanan kelas I, II dan III.

Akibatnya pasien yang tidak kebagian ruangan terpaksa antri menunggu di ruangan pelayanan lain. Bahkan seringkali pasien ditempatkan diruangan Unit Gawat darurat (UGD) jika ruangan pelayanan sudah tidak mencukupi kebutuhan pasien. “Idealnya RS Lakipadada memiliki 200 tempat tidur, sehingga perlu ada penambahan ruangan,” ujar Rudhy.

Untuk itu pembangunan gedung baru itu ditargetkan sudah rampung pada akhir tahun ini sehingga awal tahun 2013 mendatang sudah dapat difungsikan. Dengan adanya penambahan ruangan pelayanan rumah sakit itu, selain menambah daya tampung pasien juga akan berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini RS Lakipadada dibebani target PAD sekitar Rp. 12 Milyar, sementara pendapatan hingga akhir juni lalu sudah mencapai Rp. 7,3 Milyar.

“Kami optimis dapat melampaui target tersebut, karena hingga bulan Juni lalu target yang kami sudah capai lebih dari 60 persen,” pungkasnya. (k12/dj/C)


Tag
div>