RABU , 24 OKTOBER 2018

RS Tipe B Plus Segera Hadir di Parepare

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 27 September 2015 21:48

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Tak lama lagi, Kota Pare-pare akan memiliki Rumah Sakit Tipe B, Plus Pendidikan Parepare. Groundbreaking rumah sakit dengan level tertinggi tingkat provinsi tersebut secara resmi telah dimulai oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) H Syahrul Yasin Limpo. Minggu (27/9).

Walikota Parepare Taufan Pawe mengungkapkan, rumah sakit itu akan memiliki 1.000 tempat tidur, yang terdiri dari 3 tower dan 7 lantai.

“Tentunya, rumah sakit ini berbeda jauh dengan Rumah Sakit (RS) Andi Makkasau sudah ada,” jelas Taufan Pawe, seraya menambahkan bahwa RS Andi Makkasau memiliki 200 kamar, yang hanya dapat menampung 3000 pasien.

Dengan kehadiran RS tipe B dibangun di atas lahan seluas 2,4 hektar tersebut, diharapkan akan lebih banyak pasien yang dapat dilayani. Sebagai rincian, rumah sakit baru itu terdiri dari kelas I dengan kapasitas 200 tempat tidur, kelas II dengan 200 tempat tidur, kelas III dengan 400 tempat tidur, VIP dengan 100 tempat tidur, serta ICU dengan 50 tempat tidur.

Dijelaskan Taufan bahwa fasilitas RS Andi Makkasau‎ yang berada di Parepare saat ini sudah cukup memprihatinkan. Dengan jumlah penduduk mencapai 150.000, ditambah ribuan penduduk luar daerah yang di sekitar Parepare, RS Andi Makkasau hanya mampu melayani 500 pasien setiap hari

Kondisi itu memaksa warga Parepare yang memiliki perekonomian di atas rata-rata, lebih memilih menjalani perawatan kesehatan ke kota Makassar.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Parepare per September 2015, RS Andi Makkasau telah melayani 15.872 pasien, dan 1.150 melakukan rujukan kesehatan ke Makassar.

Taufan berharap, dengan adanya RS Tipe B tersebut, pasien bisa mendapatkan perawatan lebih baik dengan fasilitas rumah sakit yang memadai tanpa harus rujuk ke Makassar.

Dikatakan bahwa pembangunan RS Tipe B ini merupakan investasi dan jawaban pemerintah daerah
dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan. Keberadaan RS ini, sebut Taufan,
akan memberikan manfaat bukan hanya Parepare, tetapi juga bagi 14 Kabupaten/Kota sekitar yang selalu melakukan rujukan kesehatan di Parepare.

“Kota Parepare saat ini menjadi salah satu kota transit di Sulawesi Selatan. ‎Banyak masyarakat yang
memanfaatkan fasilitas di kota ini termasuk untuk berobat. Namun ke depannya, kita akan jadikan
Parepare sebagai kota tujuan,” ujar Taufan Pawe.

Walikota Parepare ini juga menjelaskan bahwa RS Tipe B tersebut akan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat karena akan sekitar 3.000 tenaga kerja.

‎Selain sebagai tempat pelayanan kesehatan, RS ini juga akan menjadi tempat belajar bagi mahasiswa bidang kesehatan. Dengan demikian, kata Taufan, Parepare menjadi daerah semakin maju di bidang kesehatan.

“Mudah-mudahan akhir Desember ini, empat lantai di tower utama bisa selesai dibangun,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo‎ mengatakan bahwa banyak kota yang belum memiliki rumah sakit tipe B. Karena itu, kata Gubernur Syahrul, Parepare yang bakal memiliki rumah sakit tipe B, akan bisa memberikan pelayanan kesehatan dan menerima rujukan dari daerah lain.

“Ini akan melengkapi sarana dan meningkatkan kredibilitas sebuah kota dengan dinamika yang semakin baik,” ujar Syahrul.

Saat ini, RS tipe B tersebut belum memiliki nama. Untuk itu, Syahrul menyarankan agar Rumah Sakit itu diberi nama RS Habibie-Ainun.


Tag
  • Rumah Sakit
  •  
    div>