RABU , 21 NOVEMBER 2018

RSUD Bulukumba Bantah Paksa Pulang Pasien

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 27 April 2016 15:44

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, membantah kabar memulangkan paksa seorang pasien melahirkan. Bantahan tersebut disampaikan Kepala Instalasi Kebidanan RSUD Bulukumba, dr Rizal Ridwa, Rabu (27/4). Sebelumnya, beredar kabar di media sosial bahwa pasien ibu melahirkan bernama, Nurlaela Salam (38), asal kelurahan Sapolohe, kecamatan Bontobahari, dipaksa pulang pihak RSUD Bulukumba.

Kepala Instalasi Kebidanan RSUD Bulukumba, dr Rizal Ridwan, menjelaskan pasien ibu melahirkan, Nurlaela Salam, masuk RSUD Bulukumba 25 April 2016, pukul 17.40 Wita. Satu hari di RSUD Bulukumba, pasien ibu melahirkan tersebut melahirkan. Dua jam setelah melahirkan, pasien tersebut kemudian dipindahkan ke ruang perawatan ibu melahirkan.

“Setelah beberapa jama diruang perawatan, dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, pasien ibu melahirkan tersebut dalam kondisi baik. Karena kondisinya baik, maka, dokter memperbolehkan pasien tersebut pulang,”kata dr Rizal Ridwan, diruang media center Bagian Humas Bulukumba. Ajakan dokter kebidanan memperbolehkan pulang, rupanya ditanggapi lain pasien tersebut.

Menurut dr Rizal, pasien tersebut tidak mau pulang dengan alasan menunggu bayinya. “kalau alasan menunggu bayinya yang sedang dirawat, tidak ada masalah. Sesuai dengan SPO kebidanan, maka, perawatan terhadap ibu melahirkan ditutup. Pelayanan kesehatan ditutup karena kondisinya sudah membaik. Pasien ibu melahirkan Nurlaela Salam sampai hari ini (kemarin) masih berada di RSUD,” ujar dr Rizal Ridwan, kepada wartawan.

Kepala Instalasi Kebidanan RSUD Bulukumba, dr Rizal Ridwan, mengakui apa yang disampaikan pasien ibu melahirkan dimedia sosial hanya kesalahpahaman. “bukan dipaksa pulang. Diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya sudah baik,” ungkap dr Rizal.


div>