SABTU , 23 JUNI 2018

Rudianto Lallo Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD Makassar

Reporter:

Muhammad Alif

Editor:

Ridwan Lallo

Jumat , 23 Februari 2018 20:07
Rudianto Lallo Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD Makassar

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar secara resmi memberhentikan Wakil Ketua DPRD, Indira Mulyasari Paramastuti dan mengangkat Rudianto Lallo sebagai penggantinya, dalam Rapat Paripurna, di gedung DPRD Kota Makassar, Jumat (23/2).

Rudianto Lallo menggantikan Indira lantaran maju dalam Pemilihan Wali Kota Makassar mendampingi petahana, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.

Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta, menyampaikan bahwa sekaitan dengan salah satu Wakil Ketua DPRD Makassar asal fraksi NasDem yakni Indira Mulyasari Paramastuti telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Makassar dan Wakil Ketua DPRD Makassar, sesuai suratnya tertanggal 30 Januari 2018 dan telah ditetapkan oleh KPU Makassar sebagai Calon Wakil Wali Kota Makassar dalam Pilwali Makassar tahun 2018.

“Berdasarkan ketentuan yang diatur dalam pasal 47 ayat 2 Peraturan DPRD Nomor 1 tahun 2014 tentang tata tertib DPRD Kota Makassar, bahwa Pimpinan DPRD berhenti dari jabatannya sebelum berakhir masa jabatannya antara lain karena mengundurkan diri, maka pemberhentiannya ditetapkan dengan keputusan DPRD melalui rapat paripurna. Setelah Paripurna ini, barulah diusulkan ke Gubernur Sulsel selaku wakil pemerintah pusat untuk diterbitkan SK (Surat keputusan),” kata Aru, sapaan akrab politisi Golkar ini.

Dijelaskannya pula bahwa dalam sebuah institusi DPRD, tidak boleh ada kekosongan jabatan sebagai wakil ketua demi terselenggaranya kerja-kerja kedewanan, oleh karena itu melalui Rapat Paripurna yang sama juga harus segera mengangkat pengganti untuk mengisi posisi yang ditinggalkan wakil ketua DPRD sebelumnya.

“Selanjutnya terkait dengan pengganti Wakil Ketua DPRD Makassar, sesuai ketentuan yang diatur dalam pasal 49 tata tertib DPRD Makassar, maka pengganti pimpinan DPRD yang berhenti juga harus berasal dari partai politik yang sama,” tandasnya.

Sementara, Rudianto Lallo yang ditunjuk untuk menggantikan posisi Indira Mulyasari, yang ditemui usai rapat paripurna mengatakan bahwa perintah untuk menggantikan Indira merupakan perintah partai yang harus dia jalani, apalagi dirinya mengaku sebagai kader dan petugas partai.

“Kita ini pekerja partai, kalau pimpinan partai menugaskan saya menggantikan Indira, maka saya siap laksanakan,” ujarnya.

Saat ditanyakan terkait perasaan Rudianto Lallo, setelah dibacakan SK pengangkatan sebagai wakil ketua, dia menjelaskan hal itu merupakan biasa saja baginya. Lantaran dia hanya mengisi kekosongan jabatan pasca ditinggalkan Indira.

Menurut dia, ada banyak pekerjaan menanti dirinya di kursi unsur pimpinan, seperti melaksanakan tugas-tugas kedewanan yaitu memimpin rapat sekaligus menjadi juru bicara parlemen.

“Biasa saja, ini adalah amanah buat saya untuk mengisi kekosongan di pimpinan DPRD. Yang pasti jabatan baru ini, ada tugas baru juga menanti,” tutupnya. (*)


div>