SABTU , 20 OKTOBER 2018

Rupiah Babak Belur, Tak Perlu Paket Ekonomi Jilid I dan Seterusnya

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 30 September 2015 01:58

RAKYATSULSEL.COM – Fraksi PDI Perjuangan heran dengan upaya pemerintah dan Bank Indonesia menyikapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Salah satu kebijakan yang perlu dibuat, kata anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP Juliari P Batubara, adalah menurunkan suku bunga dari fiskal pajak.

“Kalau itu dilakukan tentunya pengusaha gembira. Namun kenapa solusi itu tidak dilakukan. Pengusaha Indonesia itu dikenal tahan banting tapi pemerintah kurang memperhatikan mereka,” kata dia ketika mendampingi Koordinator Bidang Ekonomi Fraksi PDIP, Hendrawan Praktikno menggelar jumpa pers di ruang rapat FPDIP di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).

Pemerintah, katanya, harus mengeluarkan kebijakan yang efektif seperti menurunkan suku bunga dari fiskal pajak. Sejumlah negara seperti Amerika Serikat misalnya menurunkan suku bunga pajak ketika mengalami krisis ekonomi.

Juliari menyatakan ketidaksetujuannya dengan langkah pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid II.

“Tak perlu paket ekonomi babak I, II dan III. Sekarang rupiah babak ‎belur. Pemerintah harus berkoordinasi dengan BI untuk mencari solusi efektif dan jangan lemah dalam eksekusi kebijakan,” tukasnya.[rmol]


div>