JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Sah, Pimpinan MPR Jadi 8 Orang

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 26 Maret 2018 17:15
Sah, Pimpinan MPR Jadi 8 Orang

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Rapat paripurna Majelis Permusyawartan Rakyat (MPR) resmi mengesahkan tiga wakil ketua MPR yang baru, Senin (26/3) di gedung parlemen, Jakarta. Ketiganya adalah Ahmad Basarah dari unsur Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Ahmad Muzani asal Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan A Muhaimin Iskandar dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pengucapan sumpah janji wakil ketua MPR yang dipandu Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali itu tidak dihadiri Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “PPP mengirim surat tidak hadir dalam paripurna. Sembilan fraksi dan kelompok DPD hadir,” kata Ketua MPR Zulkifli Hasan yang memimpin sidang didampingi Wakil Ketua Oesman Sapta Odang, Mahyudin, EE Mangindaan, dan Hidayat Nurwahid.

Zulkifli menjelaskan rapat gabungan MPR sebelumnya sudah menyempakati tindak lanjut penambahan tiga wakil ketua MPR.

“Calon wakil ditetapkan dengan surat keputusan pimpinan MPR nomor 7 tahun 2018 tentang Penetapan Penambahan Pimpinan MPR periode 2014-2019,” kata Zulkifli.

Dia lantas mempersilakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR Ma’ruf Cahyono membacakan petikan SK MPR nomor 7 tahun 2018 tertanggal 21 Maret yang ditandatangani lima pimpinan MPR. Setelah pembacaan petikan putusan, tiga wakil ketua MPR yang baru mengambil tempat untuk mengucap sumpah jabatan. Proses sumpah jabatan pun dilakukan dipandu Hatta Ali.

“Patut diingat bahwa sumpah yang diucapkan saudara mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan NKRI, tanggung jawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945. Sumpah ini adalah janji terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan manusia, yang harus ditepati dengan segala keikhlasan dan kejujuran,” kata Hatta.

Lantas Hatta memandu para wakil ketua MPR yang baru tersebut. “Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Bahwa saya akan memegang teguh Pancasila, dan menegakkan UUD NRI 1945, serta peraturan perundang-undang. Bahwa saya akan menegakkan kehidupan demokrasi serta berbakti kepada bangsa dan negara. Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata para wakil ketua MPR mengikuti Hatta.

Pelantikan dihadiri sejumlah tamu undangan seperti Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly dan lainnya. (boy/jpnn)


div>