RABU , 19 DESEMBER 2018

Sakit Hati…! Mahasiswa Bunuh Ibu Kos

Reporter:

rakyat-admin

Editor:

Kamis , 14 April 2016 12:09
Sakit Hati…! Mahasiswa Bunuh Ibu Kos

int

RakyatSUlsel.com — Rasa kesal seorang penghuni kos di kawasan Cibeunyin Kaler berujung bui. MRT, inisal si penguni, tega menghabisi nyawa Lamria Tawurisi lantaran sakit hati.

Lamria (42), yang notabene pemilik kosan, dibunuh MRT lantaran sikapnya yang semena-mena terhadap pelaku.

Selama menyewa kos di Jalan Batik Jonas No 17, Kelurahan Sukaluyu, korban kerap memerlakukan tersangka dengan cara tidak menyenangkan, seperti saat menagih uang kos, korban selalu menagih dengan cara kasar dan menyakitkan.

“Sakit hati, tetapi masih kami dalami,” ujar Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol, di Mapolrestabes Bandung, kemarin.

Menurut Yoyol, tersangka melakukan pembunuhan tidak secara tiba-tiba. “Kira-kira seminggu sebelum kejadian,” ujar Yoyol.

Dijelaskan, aksi pelaku terjadi Minggu (10/4). Ketika itu, MRT yang menghuni kamar nomor 7 dengan gunakan penutup wajah, menghampiri korban yang berada di lantai 1.

[NEXT-RASUL]

Tanpa tedeng aling-aling, sebilah golok yang dipegang dihujamkan pada korban yang tengah tertidur lelap. Para penghuni kos langsung riuh.

Mendengar keramaian tersebut, sang pelaku melarikan diri seraya membawa uang sebesar Rp 450 ribu yang ada di dalam tas korban.

Pelarian MRT ini hanya berlangsung dua hari. Petugas Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung meringkusnya di Jalan Gumuruh, Senin (11/4) malam.

Dalam pengakuannya, pelaku tidak terima dengan tuduhan korban jika dirinya mengambil barang. “Saya sakit hati, karena memang sering marah-marah. Apalagi saya pernah dituduh ambil barang. Saya sakit hati digituin,” akunya.

Tak hanya itu, MRT mengaku, saat melakukan pembunuhan berada di bawah pengaruh alkohol. “Saya baru pulang dugem dan di bawah pengaruh alkohol,” tukasnya.

Dalam rangka mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat tiga pasal sekaligus, yakni Pasal 338, 340, dan 351 KUHP tentang pembunuhan. Dirinya terancam hukuman 20 tahun penjara.(vil/mam/JPG)


Tag
div>