RABU , 14 NOVEMBER 2018

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Sidrap Nekad Gantung Diri

Reporter:

Hamsah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 21 Maret 2018 17:45
Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Sidrap Nekad Gantung Diri

Suasana evakuasi di rumah korban. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Basri (53), warga Kampung Salomallori, Desa Salomallori, Kecamatam Dua Pitue Sidrap nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan seutas tali yang ia minta sendiri dari anaknya yang bernama Rudi, Rabu (21/3) sekitar pukul 03.00 Wita, dini hari tadi.

Menurut cerita salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, pria malang yang sehari-harinya menghabiskan waktu di sawah itu dengan sengaja melakukannya karena sudah tak sanggup menanggung beban derita atas penyakit asma akut dan tuberculosis yang selama ini menggerogoti dirinya.

“Dan pada akhirnya, Basri memilih mengakhiri semua beban hidupnya itu dengan menggantungkan dirinya sendiri,” ujarnya.

Selain itu, kabar yang beredar di sekitar rumah korban pada Selasa sore, sekitar pukul 16.00 wita, dalam kondisi batuk, ia menyuruh anaknya Rudi mengambil seutas tali.

Sang anak yang masih kuliah di Parepare itu tak menaruh curiga sedikit pun. Pasalnya, sang ayah beralasan tali yang dimintanya akan dijadikan sebagai ‘obat’.

Basri pun menyimpan tali tersebut dibawa bantalnya, setelahnya, ia menyuruh anaknya pergi kuliah.

Namun hal itu tak sangka, tali pemberian dari anaknya itu ternyata menjadi maut baginya. Tali itulah yang menjerat leher Basri hingga ia tak bisa bernapas lagi.

Istri korban, Adaria (50) yang mengetahui pertama kali ulah nekat suaminya itu sekitar pukul 04.15 Wita. Dia langsung histeris saat melihat suaminya sudah tergantung depan kamar. (*)


div>