SENIN , 22 OKTOBER 2018

Saksi Kunci Kasus Calo Unhas Diperiksa Hari ini

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 19 Desember 2016 13:03
Saksi Kunci Kasus Calo Unhas Diperiksa Hari ini

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Polrestabes Makassar terus mengusut kasus calo penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan melakukan pemeriksaan secara konfrontir terhadap beberapa saksi-saksi di Mapolrestabes Makassar.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin, mengatakan, penyidik saat ini menunggu kehadiran kelima orang saksi untuk diperiksa. Kelima saksi ini disinyalir kuat sebagai saksi kunci adanya keterlibatan orang dalam Unhas.

Kelima saksi itu rencana akan diperiksa secara konfrontir dengan kedua tersangka Rahmatia alias Tia dan Nurjannah, dimana sebelumnya keterlibatan kelima saksi terkuat dari hasil pengembangan pemeriksaan dari kedua tersangka oleh penyidik beberapa hari lalu. Lima orang tersebut masing-masing mempunyai nama yakni Daud (DA), Irwan (IR), Sulis (SU), Raba (RB), dan Dr Rahman (RA)

“Senin (hari ini) agenda pemeriksaan mereka, semoga mereka penuhi panggilan yang telah dilayangkan sebelumnya, dan pemeriksaan ini dilakukan secara bergiliran,” kata Burhanuddin diberitakan Rakyat Sulsel, Senin (19/12).

Sebelumnya, Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol M Niam, memastikan adanya tambahan tersangka dalam kasus dugaan percaloan penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unhas Makassar.

“Potensi penambahan tersangka sangat memungkinkan, dua nama yang terus disebut oleh Rahmatia yakni Dr RA dan DA,” katanya.

Menurutnya, sudah ada beberapa nama selanjutnya yang telah dikantongi cukup bukti untuk ditingkatkan statusnya dari saksi menjadi tersangka salah satunya Dr Rahman.

[NEXT-RASUL]

Saat ini, penyidik terus mendalami keterangan tersangka dalam kasus percaloan penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unhas Makassar. Hal itu dilakukan guna mengungkap keterlibatan pihak lain termasuk adanya pejabat teras Unhas yang ikut bermain dalam sindikat percaloan.

Sementara, dari hasil pantauan Harian Rakyat Sulsel, Rahmatia merupakan tersangka kasus calo penerimaan calon mahasiswa baru FK Unhas kerap memeras sejumlah mahasiswa dengan mengiming-imingi nilai dengan baik.

Dari sejumlah pengakuan mahasiswa, Rahmatia, sebelumnya bertugas di Fakultas Hukum dibagian Perpustakaan. Dia telah dipindahkan ke bagian Arsip Rektorat Unhas lantaran diketahui sering melakukan Pungutan Liar (Pungli)

“Kak Tia kalau pada saat waktu pengurusan tutup strata, dia kerap menawarkan kepada sejumlah mahasiswa untuk memperbaiki nilainya dengan dijanjikan nilai yang bagus, tapi dia minta imbalan dengan menaruh harga rata-rata Rp500ribu satu mata kuliah,” ungkap salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Unhas enggan disebut namanya. (***)


div>