JUMAT , 20 JULI 2018

Saksi Sumanga’NA Protes, Panwaslu Bantaeng: Tak Akan Mempengaruhi Rekapitulasi Suara KPU

Reporter:

Jejeth

Editor:

Lukman

Rabu , 04 Juli 2018 20:00
Saksi Sumanga’NA Protes, Panwaslu Bantaeng: Tak Akan Mempengaruhi Rekapitulasi Suara KPU

KPU Bantaeng saat menggelar Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Bantaeng.

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Saksi Pasangan Calon nomor urut dua Andi Sugiarti – Andi Mappatoba (Sumanga’NA) menolak Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara digelar oleh KPUD Bantaeng.

Alasannya, ada temuan pemilih ganda oleh Sumanga’NA yang menurutnya jelas bermasalah. Sekitar 212 TPS dan temuan money politic yang dinilai sangat mempengaruhi hasil perolehan suara.

“Hari ini kami tentunya menolak rekapitulasi dan kami butuh mekanisme apakah disiapkan berita acara formulir baik itu di KPU atau Panwaslu,” jelas saksi Sumanga’NA, Sabar, Rabu (4/7)

Menanggapi hal tersebut Ketua KPUD Bantaeng Andi Nubaeti mengatakan jika penolakan ini merupakan hak politik setiap Paslon.

“KPUD Bantaeng telah dilaporkan ke DKPP dan Bawaslu Sulsel dan keberatannya kami terima serta menghormati itu,” kata Andi Nubaeti.

Ketua Panwaslu Bantaeng Muhammad Saleh, mengatakan bahwa laporan yang masuk di Panwaslu telah ia proses dan dua laporan sudah naik ke tahap sidik dan laporan yang lain sementara diproses.

“Proses di Panwaslu itu tidak akan mempengaruhi proses Rekapitulasi hari ini, serta terkait pemilih ganda yang dilapor ke Panwaslu dan setelah kami telusuri dan hasilnya kami tidak menemukan pemilih ganda,” tegas Muhammad Saleh. (*)


div>