SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Salam Punggawa Sampai ke Amien Rais

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 10 April 2017 10:32
Salam Punggawa Sampai ke Amien Rais

int

MAKASSAR,RakyatSulsel.com – Bakal Calon Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL) semakin meningkatkan kinerja politik, jelang Pilgub. Bahkan mantan Bupati Gowa dua periode ini, menyempatkan waktu berkunjung di kediaman sesepuh PAN, Amien Rais, di Jakarta, Sabtu malam (7/4).

Kunjungan silaturahmi Ichsan bersama Amien Rais, semakin menguatkan sinyalemen bulatnya dukungan PAN terhadap Ichsan untuk maju di Pilgub.

Dalam pertemuan tersebut, Amien Rais menyampaikan beberapa hal sekaligus mengapresiasi positif niat politik Ichsan untuk mengabdi bagi kepentingan dan kemajuan daerah. Selain itu, tokoh reformasi ini juga menitipkan pesan kepada IYL agar terus bekerja untuk rakyat dan mempertahankan Sulsel sebagai lumbung pangan nasional demi kepentingan rakyat. “Kepemimpinan bangsa dan daerah membutuhkan kepedulian terhadap rakyat secara konsisten dan berkesinambungan. Sulsel sebagai lumbung pangan nasional, harus dipertahankan untuk kepentingan rakyat,” ujar Amien Rais kepada Ichsan.

Amien Rais menyampaikan berbagai problem bangsa membutuhkan kepemimpinan yang betul-betul peduli terhadap rakyat. Silaturahmi tersebut juga dihadiri Sekretaris Dewan Kehormatan PAN, Putrajaya Husein.

Ichsan Yasin Limpo menyampaikan berbagai program yang dilakukan semasa menjabat sebagai Bupati Gowa yang berfokus pada pembangunan, kemajuan pendidikan dan memberikan kesempatan kepada usaha kecil untuk terus berkembang dan maju.

IYL menyampaikan bahwa konsep pendidikan di Gowa menjadi percontohan nasional, akan tetap menjadi bagian dari komitmennya untuk mengutamakan pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan.

[NEXT-RASUL]

Amien Rais dan IYL ikut melakukan salam punggawa yang memiliki makna kuat tentang pentingnya kebersamaan dan mengedepankan aura positif. “Energi negatif harus dikalahkan dengan oleh positif,” ujar Amien Rais

Sejauh ini, IYL cukup getol mendekati sejumlah partai jelang Pilgub, diantaranya PAN, PKS hingga PPP. Bahkan Ketua PMI Sulsel ini, mampu mendapatkan dukungan rakyat dengan mengantongi hampir dua juta KTP sebagai syarat, jika nantinya jadi maju melalui jalur perseorangan. Hal ini pun membuat IYL bisa dibilang tak lagi dipusingkan dengan syarat calon dan pencalonan di Pilgub Sulsel nanti.

Juru Bicara IYL, Ian Latinro mengatakan sejauh ini para relawan Punggawa telah mengumpulkan setidaknya 1 juta lebih lembar KTP. “Kita sangat siap, sekarang sudah terkumpul sejuta lebih dari target 2 juta,” ungkapnya.

Terkait dengan jumlah pasti KTP yang telah terkumpul, Ian belum tahu persis. Pasalnya, kata dia, jumlah KTP yang dikumpulkan terus bertambah. “Angka pastinya saya belum chek lagi. Yang jelasnya sudah lebih sejuta dan terus masuk,” jelasnya.

Ian Latanro menambahkan tim relawan IYL kini sibuk menggalang dukungan di setiap Kabupaten/Kota di Sulsel. Hal itu terbukti dengan terbentuknya AMPI (Angkatan Muda Pendukung Ichsan) di 24 Kabupaten/Kota se Sulsel. “Jaringan Pemuda Ichsan terbentuk 24 kab/kota, yakni AMPI. Dan ini relawan yang baru terbentuk sekitar 1 bulan lalu,” terangnya.

Lebih lanjut, Ian menyebutkan, relawan AMPI kini tengah bekerja dalam menggalang dukungan disetiap daerah. Dimana, yang tergabung di AMPI sebagian besar merupakan para pemuda yang mengidamkan pemimpin yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik di Sulsel. “Sekarang mereka sedang jalan di daerah, dengan jumlah anggota AMPI tiap kab/kota yaitu 35. Dengan jumlah itu juga terbentuk hingga ke desa-desa,” terang Ian.

Sementara, Reski Fatmala Passalo, yang juga salah satu jubir IYL mengatakan saat ini IYL tetap menjaga komunikasi politik dengan semua partai, meskipun indikasi untuk maju melalui jalur independen terbuka. Sejauh ini, sudah ada beberapa partai yang mengindikasikan akan memberikan dukungan seperti PAN, PPP, dan PKS.

[NEXT-RASUL]

“Kita tidak ingin jumawa, kami akan tetap terbuka meski kami telah mendapat lampu hijau dari beberapa partai. Jadi partai apapun yang mau berkomunikasi dengan kami, maka kami akan tetap terbuka,” kata Key, sapaan akrab Reski Vatmala Passalo.

Khusus untuk PAN Sulsel, kata Key, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN telah merespon positif. Namun begitu, kata dia, dirinya belum bisa memastikan hal tersebut. “Bang Zul memang sudah merespon baik, tapi kita tidak ingin mengklaim hal itu sebelum ada rekomendasi dan form yang telah ditandatangani oleh Ketum dan Sekjen,” pungkasnya.

Sementara Supervisor Strategi Pemenangan Jaringan Suara Indonesia (JSI) Arif Saleh mengatakan peluang IYL maju bertarung di Pilgub Sulsel 2018 mendatang hampir dipastikan terwujud. Selain dukungan parpol mulai berdatangan, syarat maju lewat perseorangan juga sudah terpenuhi. Bahkan, pasca IYL menyatakan keseriusannya maju bertarung di pilgub di sela-sela Silaturahmi Anak Negeri di Gedung CCC Makassar, Kamis (9/3) lalu, IYL kini tercatat sebagai salah satu kandidat yang paling siap.

Arif mengatakan, dari sekian nama yang muncul jelang tahapan pilgub Sulsel, baru Ichsan yang secara terbuka menyampaikan jika ia tidak punya masalah lagi dengan syarat pencalonannya. “Harus kita akui, bahwa diantara nama-nama yang ingin maju di pilgub, Ichsan adalah salah satu kandidat yang paling siap untuk sekarang ini,” terang Arif Saleh.

Arif menilai, jika kandidat lain masih “dipusingkan” apakah bisa mencukupkan syarat usungan lewat parpol nantinya, maka Ichsan tidak lagi terbebani soal itu. Mengingat, pemilik tagline “Punggawa” tersebut sudah punya alternatif di jalur perseorangan.

“Meskipun IYL masih memprioritaskan maju lewat usungan parpol, tapi ia tidak terbebani lagi apakah nantinya mampu atau tidak mencukupkan syarat usungan untuk maju. Karena, ia sudah punya modal dukungan lewat jalur perseorangan. Maju selangkah lah dibanding persiapan kandidat lain,” tambah Arif.

[NEXT-RASUL]

Menurut Arif, strategi yang dijalankan Ichsan dianggap sangat cerdik. Sebab, baik tim maupun relawan nantinya bisa lebih fokus meningkatkan sosialisasi IYL atau menggalang dukungan, tanpa khawatir lagi apakah maju atau terhadang dengan syarat di KPU.

“Langkah yang ditempuh IYL itu bisa saja menginspirasi kandidat lain, termasuk mereka yang ingin maju di Pilkada Kabupaten/kota. Ini sikap politik cerdas yang ditunjukkan IYL,” urai eks jurnalis ini.

Sementara Pakar politik Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, Sabri Ar menyebutkan banyaknya figur bakal calon gubernur yang selama ini intensif berburu parpol, mengisyaratkan bakal dinamisnya pertarungan di Pilgub mendatang. Bahkan jalur independen pun menjadi salah satu alternatif untuk memuluskan langkah kandidat lolos dalam tahap calon dan pencalonan di KPU.

Namun menurut Sabri, instrumen politik yang digunakan baik melalui independen maupun parpol, tidak menjadi jaminan kemenangan. Melainkan sejauh mana karakteristik dan figur ketokohan kandidat mampu mempengaruhi pemilih. “Yang menjadi penentu adalah masyarakat memilih seseorang di pilkada berdasarkan ketokohannya, bukan karena parpolnya atau jalur politik apa yang digunakan, termasuk independen,” ujarnya. (E)


div>